banner ad Startup UIN

Kecoa yang menyala dalam gelap

Yang nulis on di News | Mei 27, 2013 | 0 Komentar

Kecoa yang menyala dalam gelap menjadi satu dari 10 spesies baru terunik sepanjang tahun 2012. Daftar tahunan ini dilansir oleh tim juri dari Institut Internasional untuk Eksplorasi Spesies, Universitas Negeri Arizona, Amerika Serikat, pada Kamis pekan lalu.

Serangga bernama ilmiah Lucihormetica luckae masuk dalam daftar lantaran tubuhnya bisa berpendar dalam gelap. Tubuh kecoa saat siang hari berwarna cokelat seperti kecoa rumahan. Jika tiba malam hari, tubuhnya akan berpendar kuning kehijauan.

Perpaduan tubuh berpendar dengan corak unik pada punggungnya menjadikan kecoa ini tampak menyeramkan sehingga terhindar dari serangan pemangsa. Spesies ini sempat dikira punah karena habitat hancur oleh letusan Gunung Tungurahua di Ekuador pada Desember 2010.
glowing cockroach
“Kecoa ini meniru trik yang dilakukan kumbang beracun,” ujar ketua tim juri, Antonio Valdecasas, seperti dikutip Livescience, Senin, 27 Mei 2013.

Pengumuman daftar 10 spesies baru terunik dilakukan bertepatan dengan hari kelahiran Carolus Linnaeus, seorang ahli botani abad ke-18 yang menciptakan sistem klasifikasi dan penamaan spesies secara modern.

Valdecasas mengatakan, tim juri mencari organisme dengan fitur dan ukuran yang tak terduga dan ditemukan di habitat yang unik atau sulit dijangkau. Tim juri juga mencari organisme yang dinilai berperan penting bagi manusia, berpengaruh terhadap lingkungan, atau yang dianggap kerabat dekat manusia.

Sepuluh spesies baru terunik itu diseleksi dari lebih 140 nominasi. Seluruh spesies yang masuk nominasi harus telah resmi memperoleh nama ilmiah pada 2012 dan digambarkan dengan kode yang sesuai nomenklatur.
glowing cockroach-compare
Spesies yang juga masuk daftar antara lain spons karnivora berbentuk seperti harpa (Chondrocladia lyra) yang hidup di dasar Samudera Pasifik, monyet berpantat biru (Cercopithecus lomamiensis) di hutan Republik Demokratik Kongo, ular pemakan siput (Sibon noalamina) di Panama, dan katak termungil sejagat (Paedophryne amanuensis).

Tags: ,

About the Author

Tentang sam:
non-technical founder, blogger newbie, social engineering enthusiast, rider. gak nyasar gak berpetualang.

rss feed Facebook Twitter
.

Subscribe

If you enjoyed this article, subscribe now to receive more just like it.

Subscribe via RSS Feed Connect on Google Plus
Top