banner ad Startup UIN

@StartupUIN Kenalkan Karya Teknologi Mahasiswa

Yang nulis on di Pojok Kreatif | Jun 26, 2013 | 0 Komentar

Baru-baru ini Kami diwawancarai oleh Muawwan Daelami dari Tabloid Institut yang di publish di Edisi XXVI Juni 2013. Bagi yang belum sempat membacanya ini kami berikan cuplikan nya.

      “Hingga Saat ini,komunitas yang berdiri pada Maret 2013 lalu itu telah memiliki 140 anggota”

Siapa yang tak mengenal Facebook, Twitter, Kaskus dan media sosial lainnya? Saat ini, media sosial tersebut menurut Manajer Komunitas Startup Universitas Islam Negeri Jakarta (@StartupUIN), Imam Rachmadi, kian mengalami perkembangan yang sangat pesat.

Bagaimana tidak? Hampir setiap hari,jutaan penguna internet mengakses media sosial sejenis ini. Mungkin tak banyak yang tahu, jika media sosial ini merupakan startup. Startup adalah perusahan rintisan berbasis teknologi yang kini telah banyak berkembang menjadi salah satu perusahaan terbesar di dunia, Senin (10/6).

startupuin di tabloid institut

startupuin di tabloid institut

Hal tersebut juga coba dirintis Komunitas StartupUIN. Menurut Imam, komunitas ini terbentuk atas inisiatif lima startup yang ada di UIN Jakarta, yaitu pandorasquad, NusantaraBeta, UIN Community, Sharee Apps, dan Yafilabs. Karena sebelumnya, lanjut Imam, masing-masing startup sudah berkembang diluar. Meski begitu, kelima startup tersebut masih kesulitan untuk mengembangkan produk mereka. “Akhirnya, kita sepakat untuk membentuk ekosistem startup di UIN, “jelasnya. Produk yang dihasilkan diantaranya berupa Website, Mobile Apps berbasis Windows Phone, Android dan Digital Publishing atau E-Magazine.

Salah satu tujuan dibentuknya Komunitas Startup untuk mengenalkan dan mengembangkan produk startup. Tak hnaya itu, komunitas ini juga hadir untuk mewadahi mahasiwa yang memiliki minat dan prestasi di bidang teknologi. “Alhasil,setelah adanya komunitas ini, produk startup sudah banyak diunduh, “ucap pria yang juga pendiri Komunitas Pandorasquad itu.

Dikatakan Imam, dalam waktu dekat,ia akan menggelar Meet Up ketiga, yang bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Setelah sebelumnya sukses dengan mengadakan Meet Up pertama dan kedua. Meet Up merupakan seminar untuk berbagi pengetahuan bagaimana cara membentuk dan memanajemen startup dengan baik. Tak hanya itu,seiring dengan perkembangan teknologi, tak sedikit startup baru bermunculan di UIN. Karena itu,dalam Meet Up tersebut ia juga memberikan kesempatan bagi startup baru yang ingin mempresentasikan produk mereka. “Sekaligus ajang promosi dan mencari bibit-bibt baru, “katanya saat ditemui di depan Cafe Cangkir,Senin (10/6).

Imam mengungkapkan, keberadaan komunitas ini cukup direspon baik oleh mahasiswa. Terutama mahasiswa yang berasal dari Fakultas Sains dan Teknologi (FST). Namun, hal tersebut tidak lantas membatasi mahasiswa diluar FST untuk bergabung. Karena bagaimanapun, menurut Imam, startup bukan hanya berbicara teknologi, tapi juga public speaking, advertising, marketing, management, dan elemen-elemen lain. Jadi, bagi mahasiswa yang memiliki minat di bidang teknologi bisa mengikuti acara Meet Up yang kami gelar. “Hingga Saat ini, komunitas yang berdiri pada Maret 2013 lalu itu telah memiliki 140 anggota, “ujarnya.

Terlebih, kini sudah banyak mahasiswa UIN yang berprestasi di bidang teknologi. Sebagai kampus yang menuju World Class University, menurut Imam, mestinya UIN tidak hanya dikenal dengan keilmuan agamanya,tapi juga teknologinya. “Lewat teknologi, UIN mampu berkompetisi di kancah nasional, “kata pria lulusan Teknik Informatika (TI) itu. Tak sampai disitu, ia juga berencana membentuk inkubasi di UIN. Artinya, kedepan UIN akan memiliki inkubator yang menelurkan startup baru yang bagus dan berkembang. Lewat inkubasi ini, UIN bisa berinvestasi & mempublikasikan karya-karya yang dibutuhkan masyarakat.

Ia berharap, pihak rektorat turut membantu dalam mewujudkan inkubasi tersebut. “Mengingat, hingga saat ini, dukungan rektorat masih pada tataran moril dan belum menginjak tataran materil, “ungkapnya. Melalui komunitas ini selalin ingin menyalurkan hobi, ia juga mengajak kepada mahasiswa untuk terus melakukan inovasi di bidang teknologi, dan menggunakan teknologi sebagai media untuk mempublikasikan karya-karya mereka. “Karena lewat media, karya-karya mereka bisa dikenal dan dinikmati orang lain, ” papar Imam.

 

 

Tags: , , , , , ,

About the Author

Tentang startupuin:
a community for Technopreneur based at UIN Jakarta. competitive education environment based on creativity & innovation culture.

rss feed Facebook Twitter
.

Subscribe

If you enjoyed this article, subscribe now to receive more just like it.

Subscribe via RSS Feed Connect on Google Plus
Top