banner ad Startup UIN

Introduction of @StartupUIN

Yang nulis on di Pojok Komunitas | Sep 16, 2013 | 4 Comments

Tulisan ini ditulis oleh Tubagus Ivan seorang Startup Enthusias, mahasiswa Sistem Informasi Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Baik untuk dibaca oleh para mahasiswa yang ingin mengetahui apa itu startup & yang sedang ingin merintis bisnis. tulisan ini juga disertai oleh hasil review meetup chapter 1, pertemuan rutin yang diadakan oleh StartupUIN.

Selamat Membaca 🙂

su-banner

Apa itu Startup & Startup UIN ?

Pada tanggal 20 Maret 2013 yang lalu sebuah komunitas Technopreneur yang berbasis di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta telah berdiri dan menunjukkan eksistensinya dengan mengadakan meetup pertamanya dengan tema Introduction of StartupUIN. Komunitas tersebut bernama @StartupUIN, sebuah komunitas technopreneur yang lahir atas dasar keyakinan akan kemampuan mahasiswa UIN Jakarta untuk berinovasi dan mencipta sebuah karya dengan memanfaatkan softskills yang dimiliki serta dikolaborasikan dengan teknologi yang tersedia. Hal inilah yang dinamakan Technopreneurship atau sekarang yang lebih tenar dikenal dengan istilah “Startup”.

Sekilas mengenai startup, sebenarnya tidak ada arti yang baku mengenai istilah startup, namun definisi yang penulis dapatkan dari sebuah ebook “Reportase Startup Indonesia 2010” adalah sebagai berikut : Istilah startup berasal dari bahasa Inggris yang berarti “The act or process of starting a process or machine; a new organization or business venture” atau “tindakan atau proses untuk memulai sebuah proses, sebuah organisasi baru atau usaha bisnis”. Istilah startup dipopulerkan di Silicon Valley. Silicon Valley identik dengan teknologi terutama dengan ICT. Jadi tidak mengherankan jika istilah startup lebih dikenal untuk sektor ICT. (–Ebook “Reportase Startup Indonesia 2010”–).

Selain atas dasar keyakinan diatas #StartupUIN lahir karena memang melihat sudah terbentuknya iklim usaha bisnis melalui komunitas-komunitas ataupun startup-startup yang lahir dari kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Atas dasar kondisi inilah #StartupUIN memiliki tujuan untuk menginspirasi serta mengedukasi mahasiswa, khususnya mahasiswa UIN Jakarta dengan mengadakan Meetup rutin bulanan dengan menghadirkan startup-startup baru yang lahir di kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, para pelaku startup Indonesia yang dihadirkan sebagai pembicara, maupun Investor. Melalui Meetup ini #StartupUIN berusaha mendukung lingkungan kampus agar selalu terciptanya budaya creative dan inovative sehingga dapat menginspirasi mahasiswa untuk berkolaborasi menciptakan sebuah karya melalui teknologi.

 

[Review Event] MeetUp Chapter 1 : Introduction of StartupUIN

StartupUIN Meetup Chapter 1 (selanjutnya disingkat menjadi #MeetUp1) ini berlangsung di Teater lt. 2 Fakultas Sains dan Teknologi UIN Syahid Jakarta dengan bahasan utama memperkenalkan apa itu startup. Kami juga mengundang Dekan FST UIN Jakarta yang sudah mengetahui event ini & Beliau mendukung kegiatan kami. namun karena padatnya kegiatan,Beliau berhalangan hadir. Para pembicara yang hadir pada #meetup1 ini pun khusus dihadirkan, karena pembicaranya sendiri berasal dari mahasiswa atau pun alumni UIN Syahid Jakarta yang telah merintis komunitas maupun startup nya menjadi berkembang, maju, dan dikenal seperti sekarang ini. Komunitas atau startup yang hadir pada meetup saat itu antara lain : Nusantara Beta, UIN Community, Sharee Apps, Pandora Squad dan Yafilabs.

Poster

Mengapa pada #meetup1 ini StartupUIN mengundang para pembicara dari dalam kampusnya sendiri?

Tujuannya adalah untuk menunjukkan kepada mahasiswa UIN bahwa di UIN telah ada, bahkan sudah ada sejak lama startup-startup maupun komunitas yang telah dirintis oleh mahasiswa-mahasiswa UIN, selain itu #StartupUIN ingin menunjukkan kepada mahasiswa UIN bahwa mahasiswa UIN memiliki potensi untuk berkarya menciptakan sebuah produk.

#Meetup1 diawali oleh Co founder Nusantara Beta yakni Sidiq Permana. Sidiq mengawali pembicaraannya dengan mengenalkan perkembangan terkini mengenai Nusantara Beta bahwasanya Nusantara Beta telah memperlebar startup nya menjadi sebuah perseroan terbatas dengan nama PT. Brawijaya Muda. Selain dengan produknya yang cukup fenomenal yakni “Nusantara Beta application”, sebuah aplikasi travel guide dan direktori pariwisata Indonesia berbasis mobile application (untuk lebih jelasnya bisa mengunjungi website Nusantara Beta di : www.nusantarabeta.com). Nusantara Beta yang kini bernaung dengan nama PT. Brawijaya Muda telah menghasilkan beberapa produk lainnya seperti XL Bebas Karaoke dan Puskom Publik, sebuah portal publik yang digunakan oleh Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Selesai memperkenalkan Nusantara Beta terkini, Sidiq Permana juga bercerita bahwasanya “dalam merintis sebuah startup dibutuhkan target market yang jelas, model bisnis yang pas, dan tentunya yang paling utama ialah startup tersebut bisa menyelesaikan sebuah permasalahan” jelas Sidiq.

Pembicara kedua yang bercerita adalah UIN Community. Pada sesi ini UIN Community lebih mengenalkan mengenai sejarah UIN Community itu terbentuk. Mereka bercerita Bahwasanya UIN Community berawal dari sebuah forum web kelas yang bernama IT UIN, dan barulah pada tahun 2010 IT UIN mengubah diri menjadi UIN Community dikarenakan IT UIN pada saat itu tidak terkelola oleh pengurus yang sebelumnya. Atas inisiatif beberapa mahasiswa dilakukanlah perubahan dari IT UIN menjadi UIN Community dengan menambah ide-ide yang lebih fresh, seperti : mengganti engine pada website UIN Community agar lebih mudah digunakan oleh user (User Friendly). Setelah itu mulailah UIN Community membentuk pengurus dengan melakukan open recruitment, dan yang paling happening saat ini adalah adanya fitur UIN Radio pada UIN Community. Kini UIN Community menjadi media informasi mengenai kegiatan kampus, akademis, atau pun informasi beasiswa atau hanya sekedar bincang-bincang antar mahasiswa pada forum UIN Community. Lebih dari itu UIN Community juga telah berkembang menjadi media partner promosi bagi event-event besar yang ada di UIN.

Selanjutnya, pada sesi ketiga, ada Idea Play yang memperkenalkan aplikasi “Sharee apps” nya, yaitu sebuah inovasi aplikasi mobile android untuk mempelajari ekonomi syariah. Mereka juga bercerita mengenai pengalamannya mengikuti lomba pada acara FUKI, sebuah acara Syariah di Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia dan tidak tanggung-tanggung Idea Play menyabet sebagai juara aplikasi terbaik. Pengalaman-pengalaman seperti inilah yang dibutuhkan oleh para peserta yang hadir di meetup kala itu, sebagai “trigger” (pemicu) semangat para peserta agar lebih mempunyai motivasi dalam menciptakan karya. Tak jauh berbeda dari Nusantara Beta, Idea Play menambahi bahwa selain startup itu tujuannya untuk menyelesaikan sebuah permasalahan, startup itu idealnya hadir karena adanya permasalahan. Karena “Sharee apps” lahir dari latar belakang yang berbeda (TI dan Ekonomi Syariah), Idea Play menyarankan bahwa dalam merintis sebuah startup kolaborasi antara Ilmu yang berbeda merupakan salah satu cara terbaik untuk menemukan sebuah masalah dan IT ada untuk menjadi solusinya.

Tidak hanya sampai disitu, perbincangan pun berlanjut pada pembicara meetup #StartupUIN yang keempat, kali ini berbeda dengan pembicara-pembicara sebelumnya, pada sesi keempat ini sebuah komunitas yang bergerak dalam bidang karya seni visual arts dengan nama Pandora Squad berbagi cerita mengenai awal mula terbentuknya Pandora Squad, pengalaman membangun Pandora Squad dari awal hingga sekarang ini dikenal, serta prestasi-prestasi apa saja yang telah dicapai. Lewat Dwi Prasetyo dan Imam Rachmadi, yang merupakan pengurus sekaligus yang menjadi Pandora Fighter (sebutan bagi anggota Pandora Squad) bercerita bahwa Pandora Squad merupakan sebuah komunitas independen yang berada didalam Universitas Islam Negri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, komunitas ini berdiri dari kesamaan minat mahasiswa terhadap visual art, khususnya bidang DKV,sketching, ilustrasi, digital imaging dan fotografi. Pergerakan Pandora Squad tidak bisa dianggap remeh, lewat usaha keras dari para Pandora Fighter komunitas ini telah dikenal tidak hanya dalam lingkungan kampus, melainkan sudah cukup dikenal dalam skala nasional, khususnya DKI Jakarta dikarenakan komunitas ini telah menjadi Creative Project Partner bagi event-event di kampus maupun di luar kampus, terakhir pada tanggal 23 Maret 2013 Pandora Squad telah menjadi Creative Project Partner resmi dari acara Earth Hour Indonesia 2013 yang diselenggarakan di Tugu Proklamasi.

Pada sesi terakhir, ada Yafilabs yang menceritakan pengalamannya membuat aplikasi atas dasar masalah pribadinya. Abdullah Muhammad dari Yafilabs menjelaskan bahwa aplikasinya “Masjid dimana” merupakan pengalaman pribadinya dalam mencari masjid ketika dia sedang berkunjung di Negara Jepang untuk kegiatan kunjungan studi. Ketika disana dia cukup sulit menemukan sebuah masjid untuk beribadah. Atas dasar masalah inilah, muncul ide untuk membuat aplikasi yang bisa merekomendasikan lokasi masjid terdekat. Sesuai namanya “Masjid Dimana” bertujuan untuk mencari masjid terdekat yang berada di sekitar pengguna dan menuntunnya dengan menggunakan fitur penunjukan arah di peta dari posisi mereka saat ini ke masjid yang dituju agar pengguna tidak tersesat. Selain itu juga aplikasi ini memiliki fitur tambahan yaitu menampilkan kata-kata bijak yang diperbaharui tiap harinya pada menu “wisdom”. setelah itu diadakan sedikit diskusi tanya jawab yang cukup seru dan akhirnya #meetup1 kali ini harus selesai.

*Disclosure : Bagi yang berminat mengetahui perkembangan #StartupUIN bisa follow akun Twitter-nya @StartupUIN & Facebooknya di https://www.facebook.com/startupuin . Ingin Bekerjasama atau Submit Startup bisa kirim email ke startupuin@gmail.com

Meetup1 Startup UIN

Meetup1 Startup UIN at FST UIN JAKARTA

 

Tags: , , , , , ,

About the Author

Tentang startupuin:
a community for Technopreneur based at UIN Jakarta. competitive education environment based on creativity & innovation culture.

rss feed Facebook Twitter
.

Subscribe

If you enjoyed this article, subscribe now to receive more just like it.

Subscribe via RSS Feed Connect on Google Plus
Top
%d blogger menyukai ini: