banner ad Startup UIN

Wanitamu tiba2 sensitif? Hey boy, you should understand!

Yang nulis on di Kesehatan | Jun 19, 2014 | 1 Komentar

pms

Gak ada hujan, gak ada petir, apalagi tsunami, tiba-tiba dijutekin cewe lo?

Mending kalo di jutekin doang, kalo sampe marah-marah gak jelas, atau bahkan diam seribu bayangan, eh bahasa, dan gampang meledak (booomm!!)

saat ngomongin hal sepele pun (gak bisa diajak becanda), pasti lo sebagai pria bingung kan?

Kalo lo udah memahami wanita (haruslaah :p) pasti dalam hati udah menduga kalo pasangan lagi kedatangan sindrom PMS.

PMS?

Palang Merah Sukabumi?

Bukaaan,, PMS adalah Pra Menstruasi Syndrome yaitu gangguan pada wanita saat dalam siklus haid. (Apa hubungannya sama sensitif?) saat siklus ini cewe mengalami macem-macem gangguan emosi karena pengaruh berubahnya hormone steroid, estrogen dan progesteron dalam tubuh (mengingat pelajaran ipa zaman SMA). Salah satu reaksi tubuh jadi cepat emosi dan mudah tersinggung alias sensitif.. Cuma itu reaksinya? Tidaakk,, Beruntunglah kalo gejala PMS yang cuma sebatas ini, wanita bisa merasakan pusing, mual, sakit dibagian tubuh, keram perut, bahkan yang lebih parah bisa pingsan ketika PMS datang. Sindrom PMS bukan penyakit, tapi kumpulan reaksi tubuh.

Lelaki mana tahan dikasih siklus menyakitkan kaya gitu :’)

jadi apa yg perlu dipahami saat cewe lo lagi pms atau lagi haid ?

  1. Merasakan sakit di bagian perut dan rasa pusing yg kadang harus minum obat atau bahkan dirawat | so, boy, musti lebih perhatian yaa,, dikasih obat atau eskrim juga boleh :p
  2. Merasakan pedih dan sesak napas saat haid, apalagi pada masa-masa awal. Resah, gelisah dan menjadi lebih sensitif dan kadang tidak menggunakan akal dan rasionya alias dikuasai perasaan | so, boy, musti lebih bisa hadapi dengan kepala dingin ya dan lebih bisa menenangkan si cewenya.
  3. Kurang menyenangi pasanganya ketika pms dan masa haid (naah looh), lebih ingin berteman dengan sesama teman wanita atau lebih suka menyendiri | so, boy, biarkan cewe mu melakukan apa yg membuat dia nyaman dan bisa mengurangi percekcokan, kalo dicuekin, bersabarlah, hanya sementara :pAnemia, hal yang terjadi saat siklus ini. Jumlah darah yang dikeluarkan berbeda antara wanita satu dengan wanita yang lain. Ukuran darah yg keluar kira-kira 60-140 mililiter (0.06-0.14 liter). | so, boy, ingetin cewe mu untuk makan yang banyak dan sehat yaa,, kalo perlu vitamin tambah darah.
  4. Saat haid tubuh wanita berada pada posisi panas yang terendah. Proses ini merupakan metabolisme dan minimnya kekuatan wanita karena pengolahan makanan dalam tubuhnya berada pada titik terendah. Nadi pun bergerak lebih lambat, sehingga tekanan darah menjadi rendah. Wanita banyak mengalami perasaan jengkel, malas, dan cemberut pada saat mengalami haid. | so, boy, pahamilah,, dan bersabarlah menghadapinya yaa 🙂

Jadi kapan harus siap-siap dijutekin sm cewe?

Yaa lo harus tau kapan biasanya siklusnya terjadi (tanyain dengan sopan atau pahami ciri-cirinya hehe). Waktu siklusnya kurang lebih seperti ini:

Minggu -1 : Minggu setelah haid: fluktuasi hormon estrogen mulai naik, masa ini biasanya no problem, happy happy aja 😀

Minggu ke – 2 : Masa ovulasi : saat hormon estrogen berada pada titik puncak dan produksi hormon progesteron juga meningkat, pada waktu ini biasanya cewe lebih bersemangat, oke fine.

Minggu ke -3 : PMS : Jumlah hormon esterogen mulai menurun dan fluktuasi hormon progesteron mulai tidak stabil. Waktunya sensitif!!!!

Minggu ke – 4 : Masa Menstruasi : Saat semua hormon dalam tubuh dalam kondisi rendah atau ‘tidur’. So, saat ini biasanya lemah, lesu lunglai, ingetin utk banyak beristirahat.

Kurang lebih seperti itu ya,, lebih detailnya sangat panjang, karena cewe itu ribet seribet matakuliah fisiologi haha
Naah jadi gitu boy, things you should understand about your girl,,

Penderitaan wanita sudah jelas kan setiap bulannya, kalo pria kan gak jelas haha,,
so, setidaknya ujian pria adalah mencoba memahami dan lebih sabar ya kalo lagi disensiin sama cewe-nya,, karena wanita ingin dimengerti (nyanyi-nyanyi dulu)

 

 

 

Tags: , , ,

About the Author

Tentang sara:
scientist, microbiologist, and environmentalist wanna be, interested in photography, design, writing, dan suka jalan-jalan

rss feed Facebook Twitter
.

Subscribe

If you enjoyed this article, subscribe now to receive more just like it.

Subscribe via RSS Feed Connect on Google Plus
  • sam

    artikelnya sangat bermanfaat 🙂

Top
%d blogger menyukai ini: