banner ad Startup UIN

National Future Educators Conference (NFEC) 2014

Yang nulis on di Event External Kampus | Okt 27, 2014 | 0 Komentar

National Future Educators Conference

“Youth and Post 2015: Developing Indonesia’s Best Path for Sustainable Acceleration”

 

Pemukulan Gong sebagai pembukaan NFEC2014 diilakukan oleh Prof Aman Wirakartakusumah, Rektor USBI - The Sampoerna University

Pemukulan Gong sebagai pembukaan NFEC2014 diilakukan oleh Prof Aman Wirakartakusumah, Rektor USBI – The Sampoerna University

Jakarta, 25-26 Oktober, 2014 – National Future Educators Conference (NFEC) 2014 digelar hari ini. Acara yang berlokasi di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Dalam Negeri ini mengajak 128 pemuda (tingkat SMA dan mahasiswa) dari berbagai daerah dalam acara ini saling melengkapi dengan pengetahuan dan keterampilan dalam proses perkembangan pendidikan di Indonesia. Acara ini diselenggarakan oleh Youth Educators Sharing Networks (Youth ESN) dengan dukungan dari

berbagai pihak, antara lain Universitas Siswa Bangsa International, Putera Sampoerna Foundation, American Institute for Indonesian Studies (AIFIS), Nutrifood, UN4U Indonesia, USBI –The Sampoerna University, Wardah, dan Marlack Industry.

Tahun 2014 merupakan tahun ketiga penyelenggaran NFEC. Di tahun sebelumnya, dengan mengusung tema Education to Employment: What Would (Youth) Educators Do?, NFEC 2013 telah berhasil menyelenggarakan konferensi nasional dengan mengumpulkan pemuda-pemudi yang merupakan penggiat pendidikan dari berbagai wilayah di Tanah Air.

Setelah sukses melaksanakan Pre-Event 2014 minggu lalu. Hari ini akhirnya acara puncak NFEC 2014 Tema yang diusung tahun ini adalah Youth and Post 2015: Developing Indonesia’s Best Path for Sustainable Acceleration. Konferensi ini mengusung 4 (empat) topik diskusi yaitu, nature (lingkungan), wellbeing (kesejahteraan), economy (ekonomi), dan social (sosial).

Beberapa pembicara yang hadir dalam acara ini antara lain Mr. Shahbaz KHAN, perwakilan dari United Nation Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO); Nurvitria Mumpuniarti Krištofíková, perwakilan dari International Labour Organization (ILO); Kreshna Adityaa, penggiat pendidikan dan inisiator Bincang Edukasi; Muhammad Isnur, kepala penanganan kasus, Lembaga Bantuan Hukum; Hunk Intan, ahli psikologi terutama urusan kekerasan anak dan wanita; Stien Matakupan, penulis Sustainable Consumption for Formal Education; Perwakilan Pencerah Nusantara, pemenang MDGs Award 2014 oleh kantor utusan khusus Presiden Republik Indonesia.

Mba Nurvitri dari ILO (International Labour Organization)

Mba Nurvitri dari ILO (International Labour Organization)

Mr Shahbaz Khan Perwakilan dari UNESCO

Mr Shahbaz Khan Perwakilan dari UNESCO

Tak hanya dihadiri oleh pembicara-pembicara kaliber dunia, konferensi yang berlangsung selama dua hari ini juga memberikan sebuah stimulus untuk saling melengkapi dengan pengetahuan dan keterampilan dalam menanggapi isu “Youth and Post 2015” di mana proses transfer ilmu tidak terbatas hanya dari pembicara kepada peserta konferensi namun diberikan pula kesempatan untuk ikut di dalam sesi study case yang dimoderatori oleh Forum Diskusi Lingkar 21 guna saling bekerjasama dan berbagi pengetahuan untuk menyelesaikan satu masalah yang diberikan.

Diakhir acara seluruh peserta akan melepaskan 50 buah balon harapan yang berisi harapan-harapan generasi muda untuk Indonesia lebih baik di masa depan. Setelah konferensi selesai, peserta diharapkan membuat sebuah aksi nyata untuk menggerakkan pemuda-pemuda lainnya dalam melakukan perubahan. 3 (tiga) proyek terbaik untuk didanai langsung oleh Putera Sampoerna Foundation, serta 3 (tiga) proyek terfavorit akan disponsori oleh Nutrifood.

Tentang Youth Educators Sharing Network

Youth ESN yang didirikan pada tanggal 10 Juni 2012 merupakan komunitas anak muda yang memiliki hati untuk perubahan kondisi pendidikan Indonesia yang lebih baik. Youth ESN mengajak setiap anak muda untuk tidak mengandalkan guru saja atau bahkan menyalahkan pemerintah, namun ikut bergerak aktif dalam pembangunan. Bersama-sama dengan semua anggota jaringan, Youth ESN membuat program di beberapa daerah yang fokus kepada pendidikan; menginspirasi orang lain untuk menjadi pendidik dengan apapun latar belakang pendidikan mereka.

Youth ESN percaya bahwa setiap orang, terutama anak muda bisa menjadi pendidik. Karena pendidik bukan guru saja, tapi mereka yang mengenal diri mereka dengan baik dan punya hati serta semangat untuk berbagi.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai kegiatan-kegiatan di atas, silahkan hubungi:

I Putu Eka Prana Yoga
Koordinator Media dan Komunikasi
National Future Educators Conference
Twitter: @Youth_ESN
Email: info@youth-esn.org
www.youth-esn.org

Tags: , , , , , ,

About the Author

Tentang admin:
Forum Komunitas Online UIN yang di dirikan agar terciptanya komunikasi tanpa batasan ruang dan waktu untuk seluruh mahasiswa, mahasiswi dan dosen UIN yang ada di seluruh Indonesia.

rss feed Facebook Twitter
.

Subscribe

If you enjoyed this article, subscribe now to receive more just like it.

Subscribe via RSS Feed Connect on Google Plus
Top