banner ad Startup UIN

Sikap SANTUN, menentukan kepribadianmu!

Yang nulis on di Pojok Motivasi | Jan 13, 2015 | 0 Komentar

keuntungan dari bersikap SANTUN!

Penyantun adalah orang yang bisa memaafkan. Ia bisa membalas keburukan dengan kebaikan. Dengan kata lain, orang yang penyantun adalah orang yang mampu menekan ego dirinya untuk mengalah demi kemaslahatan bersama.

Oleh sebab itu, siapapun yang ingin mempunyai pribadi yang simpatik lagi menawan, harus menjauhi sekuat-kuatnya sikap egois. Karena sikap ini jelas-jelas hanya mementingkan diri sendiri dengan mengabaikan hak-hak orang lain. Kita takkan mulia dengan keserakahan, apalagi dengan sikap egois.

Justru dalam hal ini Rasulullah saw. telah memberikan contoh mulia bagaimana beliau berkorban. Sifatnya lebih mendahulukan kepentingan orang lain dibanding dengan kepentingan dirinya sendiri. Di sini kita perlu mendahulukan hak orang lain dan menahan diri untuk menikmati hak kita terlebih dahulu.

Sikap santun ini harus kita mulai dari hal-hal yang praktis. Di rumah; seperti mengalah pada adik, supaya adik mengerti etika. Saat antri makan pun harus dijaga jangan sampai berebut. Sebab, takkan mati kelaparan dengan mendahulukan orang lain. Saat bertemu dengan orang lain mengucapkan salam, sebab salam bisa membuat kita merasakan persaudaraan seakidah. Suasana dapat luluh karena kita dapat saling mengakrabkan diri. Salam mampu membuat kita tidak akan dizalimi atau menzalimi orang lain. Salam mampu menimbulkan cinta kasih sesama umat.

Saat membeli karcis, misalnya, janganlah menyerobot. Bersabarlah. Bila ada yang lebih tua. Dahulukan apabila kita masih bisa ditangguhkan. Berilah kesempatan kepada yang tua, dengan hanya mengalah sejenak.

Di dalam bis atau kereta, kalau ada wanita tua atau yang sedang hamil, mengalahlah. Berikan tempat duduk kita. Tidak akan berkuang kemuliaan kita kecuali Allah akan menyaksikan dan membalsanya dengan cara yang pasti tidak mengecewakan.

Saat di mobil. Andaikata ada yang menyeberang, berhentilah sejenak. Beri kesempatan orang menyeberang barang beberapa detik. Tuntun dengan lambaian tangan yang sopan sehingga kebaikan kita sempurna. Andaikata sedang macet, mengalah agar lancar merupakan sifat keutamaan yang sangat tinggi. Mari kita nikmati kebahagiaan orang melalui pengorbanan kita.

Pengorbanan pada dasarnya bukanlah kerugian. Pengorbanan adalah investasi bekal menuju kemuliaan dunia dan akhirat. Percayalah, mereka yang dimuliakan melalui kepribadiannya yang simpatik dan menawan adalah orang yang berusaha mengutamakan orang lain sepanjang itu semua mengnadung kemaslahatan.

Begitulah, kini kita sudah mengetahui bahwa nilai kita tidak ditentukan oleh perbuatan kita. Namun itu semua ditentukan oleh nilai kepribadian kita.

Tags: ,

About the Author

Tentang ldksyahid:
Lembaga Dakwah Kampus Syahid | Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta | 28 Mei 1996 | #KitaAdalahSaudara

rss feed Facebook Twitter
.

Subscribe

If you enjoyed this article, subscribe now to receive more just like it.

Subscribe via RSS Feed Connect on Google Plus
Top