banner ad Startup UIN

Strategi Belajar Santai Namun Ampuh

Yang nulis on di Mahasiswa | Feb 10, 2015 | 0 Komentar

belajar

Yah lagi-lagi belajar? pasti bete denger kata itu., tapi yah mau gimana lagi? kan emang udah tugasnya mahasiswa (pelajar) itu ya belajar (meskipun tugas mahasiswa yang lain ada demo, berorganisasi, membantu masyarakat, dll). Kebanyakan dari kita kalo ngomongin soal belajar pasti pada pake teknik SKS (Sistem Kebut Semalam). Gaes, pliss deh, ini udah 2015, teknik jaman feodal jepang udah gak keren. Nih gw kasih beberapa teknik yang bisa kalian lakukan dengan santai tanpa memaksa diri.

1. Persiapkan Seluruh Kebutuhan Belajar Dengan Lengkap

Ya tentunya sebelum belajar, kalian perlu mempersiapkan apa-apa saja yang dibutuhkan untuk belajar. Mulai dari buku, alat tulis, laptop, koneksi internet (mungkin ada yang perlu digoogling), pacar (siapa tau ada yang belajar dengan nyaman ketika belajar deket pacar), yah pokoknya semua hal yang mendukung kegiatan belajar kamu dan tentunya saling berkaitan. Jangan sampai kalian mau belajar fisika kuantum tapi malah nyediain buku pengantar studi islam. Selain alat-alat belajar, penting pula menyiapkan waktu, tempat, serta suasana belajar. Karena hal-hal tersebut juga mendukung keefektifan kegiatan belajar kamu.

2. Belajar Itu Enaknya Pake Sistem Nyicil

Yups, belajar itu enaknya pake sistem nyicil, sama kaya nabung atau bayar hutang, meskipun sedikit, namun jika sering dilakukan, tentunya hal yang diingat jauh lebih banyak dibanding dengan sistem SKS.

3. Fokus

Tanamkan dalam diri kalian bahwa ketika kalian sedang belajar, kalian harus fokus. Jauhkan hal-hal yang dapat mengganggu kegiatan belajar seperti : handphone, TV, PC/Laptop (kalo emang gak kepake mending gak usah dinyalain), dan mantan (yang ini penting banget buat disingkirin). Ada baiknya sebelum belajar kalian berdoa terlebih dahulu sehingga kalian bisa belajar dengan khusyuk.

4. Beri Waktu Untuk Break

Bete juga yah kalo belajar terus-terusan tanpa henti. Nah coba kalian berikan jeda waktu untuk break. ya sekitar 5 menit aja, jangan kelamaan. Di waktu break itu kalian bebas ngelakuin apapun yang bisa merefresh otak kalian, entah buka sosmed, nonton video singkat, memainkan game singkat, dll, asal jangan ngajakin tetangga sebelah ngadu bola aja.

5. Baca/Dengarkan Materi Dengan Seksama Dan Coba Tuliskan Ulang (Rangkum)

Belajar dengan hanya membaca / mendengarkan hanya akan mengingat materi sekitar 40% (berdasarkan survey sotoy), namun persentase mengingat tentunya akan meningkat apabila kalian menuliskan ulang ataupun merangkumnya.

6. Ingat Ulang Tanpa Membuka Buku

Setelah membaca dan mencatat ulang, pastinya materi yang kalian pelajari sudah banyak yang nyangkut di otak. Nah, untuk mengetesnya kembali, coba kalian ingat-ingat lagi materi yang sudah kalian baca-tuliskan tanpa melihat rangkuman yang telah kalian buat. Dengan melakukan hal ini, kalian akan tahu materi mana yang sudah dikuasai dengan baik dan materi mana yang masih perlu perhatian khusus (elah kaya gebetan aja pake perhatian khusus)

7. Belajar Bareng

Belajar bisa dikatakan sebagai kegiatan yang individu ataupun sosial, jika kalian merasa kesulitan dengan melakukannya secara individu, coba lakukan secara bersama-sama, tentunya dengan melakukannya bersama, kalian bisa bertanya kepada yang lain apabila kalian mengalami stuck. But, ingat! jangan sampai karena kalian belajar kelompok, kalian jadi terlena dengan suasananya yang bener0bener santai. Jangan sampai kalian terbawa asiknya bercanda atau ngomongin orang lain, yang ada kalian malah ngegosip, bukan belajar. Jika sudah seperti itu, tentunya kalian perlu mendisiplinkan teman-teman kalian yang lain.

8. Gunakan Kedua Sisi Otakmu

Belajar merupakan kegiatan  yang lebih banyak melibatkan otak kiri. Namun jika kalian bisa menemukan cara belajar yang kreatif, tentunya otak kanan kalian juga bisa ikutan main. Caranya? kalian bisa merangkum hal telah kalian pelajari dengan teknik Mind Mapping. Dengan menggunakan teknik ini, kalian dibantu mengingat dengan elemen-elemen gambar dan warna yang tentunya merupakan bagian kerja otak kanan. Sebenernya gak cuma itu sih, masih ada kok cara-cara lain yang melibatkan otak kanan, seperti menghafal dengan menggunakan nada lagu contohnya.

9. Jangan Paksakan Diri Dan Pecahkan Materi Yang Dipelajari Bagian Per Bagian

Dosen gw pernah bilang, “Belajar kalo udah puyeng, tinggal main aja dulu”. Yups, seperti itu. Mungkin kadang kita menemukan materi yang bener-bener sulit sampe-sampe baru dibaca dikit udah puyeng, kalo udah begini kasusnya, coba kalian bagi materi yang akan kalian pelajari menjadi beberapa part. Dengan membaginya menjadi beberapa part, beban yang diterima otak kalian tentunya menjadi lebih ringan.

10. Atur Jadwal Istirahat Kalian

Jangan sampai gara-gara keasikan belajar (ciaelah keasikan, kayaknya gak mungkin banget ya?) kalian jadi lupa dengan waktu istirahat kalian. Belajar sampai larut malam bukanlah kegiatan yang dianjurkan. Maka dari itu, pada point nomor 2 di atas gw lebih menganjurkan “belajar enaknya dicicil” supaya kalian juga bisa mengatur waktu istirahat kalian.

 

Tags: ,

About the Author

Tentang qmjoy:
Love Me, Stalk Me

rss feed Facebook Twitter
.

Subscribe

If you enjoyed this article, subscribe now to receive more just like it.

Subscribe via RSS Feed Connect on Google Plus
Top