banner ad Startup UIN

Ikuti Sunnah, Memadu Cinta dengan Rasulullah

Yang nulis on di Artikel, UIN Jakarta | Mar 16, 2017 | 0 Komentar

Assalamualaikum, UINers se-Indonesia di manapun kamu berada. Melalui tulisan ini aku ingin mengajak teman-teman untuk menyampaikan puja dan puji ke hadirat Allah. Karena-Nya kita dapat merasakan nikmat sehat sehingga bisa membaca tulisan ini. Shalawat serta salam tak lupa kita haturkan kepada baginda Muhammad, Rasulullah. Beliau lah yang telah membawa umat Islam dari zaman kegelapan menuju zaman yang terang benderang ini. Semoga kita bisa dengan teguh mengikuti sunnah-sunnah beliau.

Sahabat-sahabatku yang dirahmati Allah. Tahukah kamu siapa yang harus kita cintai lebih dulu? Yaitu kita harus mencintai Allah dan Rasulullah. Melalui tulisan ini aku akan menjelaskan sedikit tentang mencintai Rasulullah.

 

Sunnah Nabi Muhammad Rasulullah

 

Rasulullah bersabda: “Tidak beriman dengan sempurna salah seorang dari kalian, sampai aku lebih ia cintai dari pada orang tuanya, anak-anaknya, serta manusia seluruhnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Oleh karena itu wajib bagi kita sebagai umat Muslim untuk mendahulukan dan mengutamakan kecintaan kepada Allah dan Rasulullah melebihi kepada diri sendiri, anak, keluarga, kerabat, harta dan tempat tinggal. Mencintai dan mengagungkan Rasulullah yang hakiki adalah dengan berusaha untuk mempelajari serta mengamalkan ajaran-ajarannya dengan baik.

Rasulullah sangat mencintai umatnya. Rasulullah sangat memikirkan nasib umatnya. Rasulullah akan memberikan syafaat, pertolongan kepada umatnya. Bagaimana caranya untuk dicintai dan mencintai Rasulullah? Pertama, dengan mengikuti ajaran-ajarannya. Buat apa harta berlimpah, kalau tidak mau sedekah? Buat apa berkata cinta, kalau tidak ada bukti atas kecintaan kita kepada Rasulullah, yaitu dengan mentaati ajarannya.

Cara kedua adalah dengan mengikuti sunnahnya. Sunnah Rasul adalah segala perkataan, perbuatan, ketetapan dan kebiasaan Rasulullah. Misalnya: melaksanakan shalat sunnah dan shaum sunnah. Kemudian cara ketiga adalah dengan senantiasa bershalawat kepada Rasulullah. Allah dan malaikat-Nya pun bershalawat lho kepada Rasulullah. Allah berfirman:

“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat kepada Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (Al-Quran, surat Al-Ahzab ayat 56.)

Dari ayat tersebut Allah telah memerintahkan kita untuk bershalawat kepada Rasulullah. Dengan bershalawat kita dapat memperdalam rasa cinta kepada Rasulullah guna meminta pertolongan di Hari Akhir nanti.

Penulis: Rifka Miftahul Aini, Angkatan 2016, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

SUMBER GAMBAR: Muslim Designer Community

Tags: , , , ,

About the Author

Tentang azfiz:
バグジャー ⭐ ヌグラーハー || Selalu CERIA dan Penuh SEMANGAT! • Sobat Pena Al Qolam • Voluteer No Tobacco Community • Pembaharu Muda Gerakan Muda FCTC

rss feed Facebook Twitter
.

Subscribe

If you enjoyed this article, subscribe now to receive more just like it.

Subscribe via RSS Feed Connect on Google Plus
Top
%d blogger menyukai ini: