banner ad Startup UIN

Jejak Terlupakan

Yang nulis on di Hiburan, Mahasiswa, Puisi | Agu 31, 2017 | 0 Komentar

 

 

Selamat datang wahai diri

Inilah tempat dan waktumu

Semoga kau selamat sampai akhir

saat kau benar-benar kembali

 

Bau busuk bangkai menyengat

Tanah kering dan tandus

Sedang matahari seperti sejengkal di atas kepala

Hanya bayang-bayang fatamorgana

Terseok diri mencari teduh, nihil!

Semua musnah tanpa tersisa

 

Haus..

Lapar..

Haruskah aku memakan bangkai berserakan?

Aku ingin kembali Tuan..

Atau cabut saja nyawaku dan kembalikan aku pada keharibaan

 

Sebelum  mengerti banyak hal,

pelajarilah tentang semua di sini

Saat hingar bingar dunia menyilaukan hati

Tak ubahnya manusia merampas dengan serakah harta dan tahta

Sombong!

Kau kerdilkan manusia rendah, miskin, dan papah

Saat amanah menjadi sunda gurau

Meremehkan pertanggung jawaban

Bertopeng kebaikan,

namun compang-camping nalurinya

 

Terus saja kau mendusta

anggap Dia tak pernah ada

dan kau terus merasa yang paling bisa

kepunyaan semu, harta dan tahta

 

Bicaralah seorang kakek tua beruban:

Saat yang haram jadi halal

Yang bathil dianggap haq

Orang salah dibela

Pembohong dipercaya, sedang kejujuran ditelan nista

hukum Allah diremehkan

Musnah sudah dunia ini

kelam…

Senyap..

Hancur..

 

Ada jejak yang terlupakan

Risalah yang tak pernah habis oleh zaman

Yang Allah utus bagi hambanya yang kebingungan

Membedakan anatara yang munkar dan kebenaran

Ketika manusia sudah lama ditinggalkan

Sejatinya abadi di dalam Al-Qur’an

Ada banyak jawaban tentang kerisauan dan kesedihan

Saat dunia hancur berantakan

Maka kembalilah pada contoh yang dianjurkan

Nabi Muhammad menjadi teladan

 

 

Tags:

About the Author

Tentang sarahmotiva:
(97's girl) Aktivis Dakwah Kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Part of Solidaritas Peduli Jilbab. Volunteer Sekolah Pohon Inspirasi Bogor. Chemistry Education'15. Pecinta Hujan pengagum masa depan #motivawriter #drawriter [Tarbiyah Madah Hayah-Allahu Ghoyatunaa!]

rss feed Facebook Twitter
.

Subscribe

If you enjoyed this article, subscribe now to receive more just like it.

Subscribe via RSS Feed Connect on Google Plus
Top
%d blogger menyukai ini: