banner ad Startup UIN

Cerita Mahasiswa UIN Jakarta Kunjungi UIN SMH Banten

Yang nulis on di Mahasiswa, Pojok UKM & Organisasi | Agu 22, 2017 | 0 Komentar

Assalamualaikum! Namaku Sarah Muthi’a Widad, mahasiswi Jurusan Pendidikan Kimia, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kali ini aku mau menceritakan pengalamanku berkunjung ke UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten (UIN SMH Banten) pada 19-20 Agustus 2017 sebagai delegasi Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Syahid dalam rangka Musyawarah Daerah (Musda) Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) Banten.

 

(1) UIN SMH Banten

Aku memulai perjalanan dengan menunggu angkot S10 menuju stasiun Pondok Ranji pada pukul 05.00 WIB. Sayangnya angkot ini tak kunjung muncul! Lantas aku beralih menggunakan ojeg online. Sesampainya di stasiun Pondok Ranji, aku membeli tiket dengan tujuan stasiun Rangkas Bitung. Kereta tujuan Rangkas Bitung datang pukul 06.11 WIB. Perjalanan menuju Rangkas Bitung memakan waktu sekitar satu setengah jam. Sesampainya di Stasiun Rangkas Bitung aku dan teman-teman membeli tiket kereta lokal ke stasiun Serang seharga Rp. 3.000,00. Sebenarnya, kereta menuju Serang tiba pukul 7.45 WIB. Namun karena kedatanganku dan teman-teman telat beberapa menit, kamu harus menunggu kereta selanjutnya yang akan tiba pukul 08.46 WIB. Setelahnya, kami sampai di stasiun Serang dalam watu setengah jam. Dari stasiun Serang kami naik angkot menuju UIN MSH Banten dengan tarif Rp 4.000,00 dengan waktu tempuh hanya sekitar 10 menit. Kami turun di depan Gedung Bersama Pemerintahan Kota Serang lalu menyebrang jalan dan sampai di UIN SMH Banten.

Sesampainya di UIN SMH Banten, aku dan teman-teman segera menuju tempat berlangsungnya acara Musda FSLDK Banten, yaitu Gedung Prof. K. H. M. Sjadzili Hasan. Gedung sudah ramai oleh para peserta yang merupakan utusan dari Lembaga Dakwah Kampus se-Banten. Kami mengikuti rangkaian seminar yang merupakan bagian dari agenda pembukaan Musda FSLDK Banten. Rangkaian seminar itu adalah Seminar Pranikah, Seminar Beasiswa dan Seminar Kewirausahaan. Seminar selesai pada sore hari.

Waktu Maghrib, kami delegasi LDK se-Banten bergegas salat dan membaca zikir petang. Kemudian langsung dilanjutkan dengan salat Isya dan makan malam. Agenda setelah makan malam adalah Kelas Minat dan Bakat (KMB). Pada KMB ini terdapat lima kelas: Kelas Desain, Kelas Film/Video, Kelas Menulis, Kelas Public Speaking dan Kelas Enterpreneur yang menggunakan ruangan-ruangan di sekitar kampus UIN SMH Banten.

Aku memilih Kelas Menulis yang dipandu oleh Kak Della Fauziyah. Beliau adalah seniorku di LDK Syahid yang juga baru saja mendapatkan gelar Sarjana Pendidikannya di Jurusan Pendidikan Biologi, FITK UIN Jakarta. Kelas Menulis diikuti oleh 30 peserta Musda dari berbagai LDK se-Banten. Kami memiliki komitmen menulis yang direncanakan akan membukukan hasil tulisan kami. KMB selesai pada pukul 22.00 WIB dan para peserta bergegas mengemas barang bawaan untuk menuju penginapan.

 

(2) UIN SMH Banten

Esok hari pada pukul 06.00 WIB, aku dan teman-teman kembali ke UIN SMH Banten untuk melanjutkan rangkaian agenda Musda FSLDK Banten. Panitia dan kakak-kakak pengurus Pusat Komunikasi Daerah (Puskomda) FSLDK Banten sudah siap untuk melaksanakan apel HUT RI 72. Dengan kondisi yang masih ngantuk dan belum sarapan, aku menguatkan diri untuk ikut ke dalam barisan dan mengikuti apel. Pembina apel pagi itu adalah Kak Muhammad Rofiq Nawawi, Ketua Puskomda FSLDK Banten yang juga merupakan Ketua LDK Syahid UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada tahun 2016. Beliau berpesan bahwa semangat kemerdekaan harus terus berlanjut untuk pergerakan dakwah bersama FSLDK Banten.

Selesai apel, akhirnya aku bisa sarapan nasi uduk dengan bihun, telur, dan tahu. Lalu salat Dhuha dan dilanjutkan dengan agenda Rapat Komisi. Rapat komisi dibagi menjadi 4 komisi. Komisi “A” membahas tentang Syiar, Komisi “B” membahas tentang Pengkaderan, Komisi “C” membahas tentang Kemuslimahan, dan komisi “D” membahas tentang Humas dan Media. Karena di Komisariat Dakwah (Komda) FITK aku berada dalam divisi keilmuan yang masih berkaitan dengan Syiar, aku direkomendasikan oleh kakak Puskomda yang berasal dari LDK Syahid UIN Jakarta untuk masuk ke komisi “A”. Komisi “A” adalah perwajahan FSLDK Banten yang tujuan intinya adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai isu-isu keumatan seperti menumbuhkan kepedulian terhadap warga Palestina.

 

(3) UIN SMH Banten

Setelah Rapat Komisi selesai, seluruh peserta Musda berfoto bersama sebelum akhirnya mengikuti acara puncak, yaitu Laporan Perjalanan Dakwah FSLDK Banten 2015-2017 dengan agenda penjabaran hasil kerja Puskomda FSLDK Banten selama satu periode, presentasi hasil rapat masing-masing komisi, serta pemilihan Puskomda baru dan tuan rumah Musda tahun 2019. Setelah melakukan musyawarah, terpilihlah Politeknik Keuangan Negara STAN sebagai tuan rumah Musda FSLDK pada tahun 2019 dan LDK IKMA FT UNTIRTA sebagai Puskomda FSLDK Banten 2017-2019. Barakallah fiikum, semoga mampu mengemban amanah dengan keteguhan untuk FSLDK Banten lebih baik!

Alhamdulillah, ini adalah kali pertama aku mengikuti Musda FSLDK Banten. Selain mendapatkan pengalaman berkunjung ke UIN SMH Banten, aku pun mendapatkan banyak ilmu yang berharga, sehingga memberikan semangat baru untuk aktivitas dakwah di kampus tercinta. Sudah waktunya untuk pulang, kami mengejar kereta yang menuju stasiun Rangkas Bitung dari stasiun Serang pukul 16.46 WIB. Sekian cerita perjalanan dan pengalaman kami di UIN MSH Banten! Sampai berjumpa di PKN STAN untuk Musda FSLDK Banten 2019, in syaa Allah!

Wassalamualaikum… ^^

Tags:

About the Author

Tentang sarahmotiva:
(97's girl) Aktivis Dakwah Kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Part of Solidaritas Peduli Jilbab. Volunteer Sekolah Pohon Inspirasi Bogor. Chemistry Education'15. Pecinta Hujan pengagum masa depan #motivawriter #drawriter [Tarbiyah Madah Hayah-Allahu Ghoyatunaa!]

rss feed Facebook Twitter
.

Subscribe

If you enjoyed this article, subscribe now to receive more just like it.

Subscribe via RSS Feed Connect on Google Plus
Top
%d blogger menyukai ini: