banner ad Startup UIN

IOC UIN Jakarta Galang Dana Kemanusiaan untuk Rohingya

Yang nulis on di Mahasiswa, News, Pojok Komunitas, Sosial, UIN Jakarta | Sep 18, 2017 | 0 Komentar

Selasa siang, 12 September 2017. Ada yang menarik di kampus UIN Jakarta. Sekelompok mahasiswa yang menamakan diri sebagai Islamic Otaku Community (IOC eps. UIN Jakarta), berkeliling kampus menggalang dana kemanusiaan untuk Rohingya. IOC adalah komunitas jejepangan islami terbesar di Indonesia.

 

IOC Rohingya ACT 03

 

Hal yang menarik dari kegiatan mereka ialah adanya 3 orang yang ikut berkeliling sambil bercosplay. Cosplay atau Costume Play adalah istilah bagi orang yang hobi berkostum ala karakter dalam film animasi, komik (manga), maupun video games. Berasal dari 2 gabungan kata dalam bahasa Inggris, Costum and Play.Sedangkan, kalau pelakunya disebut Cosplayer.

3 karakter yang dicosplaykan oleh teman-teman ini adalah: Umaru dari anime Himoto Umaru-chan, Sagiri dari anime Eromanga Sensei, dan Junko Enoshima dari anime Danganronpa The Animation.

 

IOC Rohingya ACT 04

 

Reza Liswara, salah satu member IOC, mengatakan bahwa kegiatan ini semata-semata merupakan perwujudan kepedulian mereka terhadap nasib masyarakat Rohingya. “Kita ingin bantu saudara-saudara muslim di sana. Berhubung kita belum mampu untuk pergi ke sana langsung (sebagai relawan), jadi kita galang dana untuk disumbangkan deh,” ujar mahasiswa jurusan Matematika ini.

 

IOC Rohingya ACT 01

 

Setelah kegiatan galang dana selesai, donasi yang terkumpul kemudian diserahkan melalui lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT) pada hari Senin, 18 September 2017. ACT adalah sebuah lembaga kemanusiaan global, dengan jangkauan aktivitas yang lebih luas. Pada skala lokal, ACT mengembangkan jejaring ke semua provinsi baik dalam bentuk jaringan relawan dalam wadah MRI (Masyarakat Relawan Indonesia) maupun dalam bentuk jaringan kantor cabang ACT.

Pada skala global, ACT mengembangkan jejaring dalam bentuk representative person sampai menyiapkan kantor ACT di luar negeri. Wilayah kerja ACT di skala global diawali dengan kiprah dalam setiap tragedi kemanusiaan di berbagai belahan dunia seperti bencana alam, kelaparan dan kekeringan, konflik dan peperangan, termasuk penindasan terhadap kelompok minoritas berbagai negara.

 

IOC Rohingya ACT 02

 

Dalam kesempatan itu, Kak Dicky Irawan yang merupakan Koordinator MRI Jakarta Raya-ACT juga mengajak member IOC untuk berdiskusi perihal kabar kondisi masyarakat Rohingya. Beliau mengatakan bahwa 99% berita mengenai pembantaian adalah benar. Ini adalah tragedi kemanusiaan paling parah. “Ini menjadi pelajaran penting bagi kita agar hal seperti itu tidak terjadi di Indonesia,” ujar Kak Dicky.

Kak Dicky juga menceritakan sebuah kisah menarik. Pada suatu waktu, ACT pergi ke Tanah Abang. Tim ACT berniat untuk membeli kebutuhan sandang bagi pengunsi. Namun alhamdulillah, ternyata semua pedagang di blok yang dikunjungi ACT, berbondong-bondong malah memberikan dagangannya sebagai bantuan. Semua dalam keadaan baru. Mereka tidak mau dibayar. Bahkan mereka berebut memberikan bantuan ke mobil donasi. “Mereka bilang, ‘Ini bantuan untuk saudara-saudara kami di Rohingya. Tolong disampaikan’,” tutur Kak Dicky.

Beliau juga bercerita bahwa relawan yang terjun ke Rohingya, terdiri dari berbagai bidang keahlian. Semuanya dikerahkan. Alhamdulillah dokter-dokter lulusan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta juga banyak yang ikut membantu dalam hal medis. “Ini bukan karena ACT hebat. Ini adalah Allah menggerakkan orang-orang baik melalui ACT,” ungkap Kak Dicky.

Total dana yang diserahkan oleh IOC melalui ACT ialah sebesar 1.160.000,00 Rupiah. Terakhir, Kak Dicky berpesan, “Semoga keikutsertaan Islamic Otaku Community juga menjadi penyemangat bagi komunitas lainnya untuk bergerak.”

Tags: , , , , , ,

About the Author

Tentang azfiz:
バグジャー ⭐ ヌグラーハー || Selalu CERIA dan Penuh SEMANGAT! • Sobat Pena Al Qolam • Voluteer No Tobacco Community • Pembaharu Muda Gerakan Muda FCTC

rss feed Facebook Twitter
.

Subscribe

If you enjoyed this article, subscribe now to receive more just like it.

Subscribe via RSS Feed Connect on Google Plus
Top
%d blogger menyukai ini: