banner ad Startup UIN

Petualangan Maba UIN SGD Bandung 2017 (Bagian Kedua)

Yang nulis on di Artikel, Featured, Mahasiswa, UIN Bandung | Sep 3, 2017 | 1 Komentar

Assalamualaikum! Kembali lagi bersama Tata! Ini dia bagian kedua dari Petualangan Maba UIN Bandung! (Kalo bagian pertama, bisa dibaca di sini) Aku akan cerita tentang PBAK hari pertama. Baca sampai habis ya ^^

Brrr…! Bandung dingin sekali kawan! Bikin malas mandi! Pengennya selimutan abis Subuh, lalu bobo cantik lagi. (eh apasi :v ok, skip :’)) Aku dan teman kostku berduyun-duyun nyikreuh (jalan kaki) menuju kampus tepat jam 5 pagi. Uoo, kenapa? Karena kami ingin kebagian tempat di dalam wkwk. Kami akan menyaksikan opening ceremony yang akan diisi dengan sidang senat terbuka. Dan benar saja, padahal kami ngerasa datang paling pagi; eh taunya yang lebih pagi gak sedikit! Lautan manusia sudah tercipta.. Mereka sudah seperti pengantri sembako gratis berjejer di depan Gedung Anwar Musaddad menunggu pintu dibuka oleh panitia. Sementara itu, layar-layar tancap di luar gedung sudah terpasang dan mulai disetel.

Tepat pukul setengah 7 akhirnya gedung aula dibuka. Aku dan teman-teman berdesakan memasuki aula gedung seperti terseret-seret. Takut kalau-kalau jatuh atau terinjak-injak dan pisah dari teman sejurusan. Pokoknya saat-saat masuk atau keluar aula, diri ini dirundung cenat-cenut takut mulu wkwk. Saat berhasil masuk gedung, kami semua kembali rusuh mencari-cari tempat dimana papan tanda fakultas kami tertera. Alhamdulillah gak butuh waktu lama nemu juga. Lokasinya di paling depan! Semangat terdepan banget deh emang. Xixixi.

 

Petualangan Maba UIN SGD Bandung 2017 (Bagian Kedua) 02

 

Ehiya, kalo diliat-liat, lucu juga ya, semua pake name tag dan pita sesuai warna kebangsaan fakultas. Jadinya gampang membedakan dia di fakultas A or fakultas B. By the way, warna kebangsaan fakultas di UIN Bandung apa aja sih? Aku kasih tau ya. Untuk Fakultas Psikologi, warna kebangsaan kami adalah ungu. Kemudian, ada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan menggunakan warna hijau. Fakultas Dakwah dan Komunikasi menggunakan warna coklat. Fakultas Syariah dan Hukum menggunakan warna merah. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik menggunakan warna oranye. Fakultas Ushuluddin menggunakan warna biru. Fakultas Adab dan Humaniora menggunakan warna kuning. Tak ketinggalan, Fakultas Sains dan Teknologi menggunakan warna emas. Pokoknya kita semua buricak burinong deh ^.^

 

Petualangan Maba UIN SGD Bandung 2017 (Bagian Kedua) 01

 

Teman-teman mahasiswa baru yang sudah duduk bersila sesuai kontingen fakultasnya masing-masing, mulai bersiap untuk mengikuti rangkaian acara ospek hari ini. Oiya, jadwal kegiatan di hari pertama PBAK UIN Bandung ialah pengenalan kampus dan para pejabat kampus, seperti Rektorat, Dekanat, dan lain-lainnya. Kegiatan dipimpin dan dihibur oleh MC yang easy going sekali.. Ternyata, mereka adalah Mojang dan Jajaka UIN Bandung! Rasanya kepengen untuk bisa jadi Mojang UIN Bandung juga! (dukung aku ya :p) FYI, rapinya jajaran para maba ini utamanya berkat peran kakak-kakak MENWA dan Panitia PBAK 2017 yang sigap mengamankan, mengatur dan merapikan kami, termakasih akang teteh dan bapak-bapak 😉

 

Petualangan Maba UIN SGD Bandung 2017 (Bagian Kedua) 00

 

Opening Ceremony PBAK UIN Bandung 2017 ini keren banget! Aku jadi pengen kalian ngelihat langsung kita di sini kemarin. Diawali saat guru-guru kita memasuki gedung aula diiringi dengan Himne UIN, beliau-beliau itu berjalan dengan gagahnya sambil memakai toga. Huwaaaa. Dede jadi speechless! (mata berkaca-kaca). Setelah itu, PBAK 2017 pun dibuka dengan pelepasan balon-balon merah putih. Katanya, hal itu menandai bahwa kita masih dalam suasana Hari Kemerdekaan RI ke-72. Sesuai dengan tema PBAK UIN Bandung kali ini, yakni “Penanaman Nilai-Nilai Kebangsaan dalam Komitmen Menjaga NKRI.” Lalu kegiatan dilanjutkan dengan penyematan name tag PBAK oleh Bapak Rektor kepada perwakilan mahasiswa dari masing-masing fakultas. Kami pun sebagai peserta serempak memakai name tag yang sebelumnya belum dipakai (karena katanya acara belum dibuka). Riah-riuh, sorak-sorai dan tepuk tangan pun turut menyertai dibukanya kegiatan PBAK UIN Bandung pada tahun 2017.

 

Petualangan Maba UIN SGD Bandung 2017 (Bagian Kedua) 03

 

Setelah sidang senat terbuka dan perkenalan serta sambutan dari pihak Rektorat usai, acara dilanjutkan ice breaking oleh MC. Biar kita-kita peserta nih gak jenuh gitu loch. Kita diajak ketawa-ketiwi karena ulah maba-maba pemberani yang menunjukan aksinya dengan maju melakukan aksi sesuai perintah MC. Hahaha.

Next, pemateri selanjutnya adalah seorang motivator yang tak lain adalah alumni UIN Bandung, yaitu kang Irfan Amalee. Dia adalah CEO Mizan Applications Publisher dan pencetus Peace Gen Indonesia. Dia menjadi salah satu orang berpengaruh di Indonesia dan dunia. Materinya bermanfaat banget! Ngena dan berefek beut lah. Apalagi banyak ilmu yang didapat nih buat anak-anak Psikologi. Materinya skip dulu aja kali ya, kepanjangan kalau dibeberin. Intinya, kita harus cinta perdamaian dan stop bullying!

Ice breaking lagi deh. Kita dibagiin doorprize! Ada juga penampilan vokal dari kakak alumni atau mahasiswa yang berprestasi di bidang tarik suara; atau bikin ombak-ombakan manusia gitu deh. Seru!

Selanjutnya adalah penyampaian materi dari Kapolda Jawa Barat. Beliau membekali maba dengan nasihat seputar bagaimana kita menjadi mahasiswa yang anti kriminal; agar dapat menjaga keutuhan NKRI. Bermanfaat sekali dan bikin ngeri dengan dampaknya jika kita menjadi pelaku kriminal tersebut. Seru juga karena banyak jargonnya! Yaa, walau pun agak lupa-lupa sedikit sih. Hehehe. (Kamu yang hafal lengkapnya, tolong komen yaa) Pokoknya, terima kasih, Pak ^^

SIAPA KITA?
MAHASISWA MAHASISWA MAHASISWA.

INDONESIA? JAYA!

JAWA BARAT? JAYA!

UIN BANDUNG? JAYA!

NKRI? HARGA MATI!

Selanjutnya juga ada materi dari unit-unit bagian. Gak ketinggalan hiburan sebagai pengobat kantuk ditampilkan. Ada stand up comedy dan beatbox dari mahasiswa. Ada Teteh Uci Qolbi, alumni UIN Bandung yang pernah menjuarai solo vocal terbaik se-ASEAN. Ada juga hiburan dari maba-maba yang mau diajak naik ke panggung. Gak bosen, dan berkesan. ^^

Oia guys, hampir lupa. Mahasiswa-mahasiswi UIN Bandung itu kreatif dan berjiwa wirausaha banget lho. Karena perlu kalian tahu, mereka para kakak tingkatku membuka katering untuk maba-maba selama PBAK. Bermanfaat banget bukan? Apalagi untuk anak kost-kostan yang gak keburu nyiapin bekel. (Bahkan buat sarapan aja mungkin kewalahan :p) Jadilah setiap istirahat, para maba sudah siap dengan makanan sesuai katering yang mereka pesan ke kakak-kakak tingkat. Selain itu, selama PBAK berlangsung, para kating membuka stand-stand di sepanjang jalan dalam kampus lho. Seperti stand Fakultas, Jurusan, UKM-UKK, katering, sampai stand organisasi kedaerahan. Btw, kalo organisasi kedaerahan bagi mahasiswa yang berdomisili di Sukabumi seperti aku, namanya PATWABUMI (Paguyuban Tali Wargi Asal Sukabumi) ^^

 

Petualangan Maba UIN SGD Bandung 2017 (Bagian Kedua) 04

 

Terakhir, tibalah giliran Perpustakaan yang akan berkenalan. Sempet mikir, ah pasti ini bosen nih.. Eh taunya genks, sumpah bangga banget punya Perpustakaan Percontohan seperti Perpustakaan UIN Bandung ini! Pasalnya nih ya, perpus kita itu buka 24 jam every day! Dan memanfaatkan teknologi layanan yang sangat canggih! Hanya 2 detik, kita bisa transaksi peminjaman atau yang lainnya dengan sebuah kartu saja. Keamanan? Aman banget! karena di pintu keluar ada semacam alarm gitu. Jadi kalo kamu iseng bawa buku perpustakaan keluar tanpa proses transaksi pinjaman, pintu keluar tersebut akan berbunyi menandakan kamu ‘pencuri’ ( hiiii :v ). So, Perpus kita udah gak bergantung pada tenaga konvensional lagi. Banyak aspek sudah menggunakan teknologi. Kurang lebih gitu deh yang aku dapat dari sosialisasi perpustakaan yang sekaligus menutup petualnganku di PBAK hari pertama ini. (Asyiiik, pulang!)

Nah di bagian selanjutnya, aku akan cerita soal PBAK Fakultas ^^Penasaran kan? Pantengin terus website UIN COMMUNITY ya ^^ Ciao~

Tags: , , ,

About the Author

Tentang tasya augustiya:
Namaku Tasya Augustiya, mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Jurusan Psikologi dari Fakultas Psikologi, Angkatan 2017.

rss feed Facebook Twitter
.

Subscribe

If you enjoyed this article, subscribe now to receive more just like it.

Subscribe via RSS Feed Connect on Google Plus
Top
%d blogger menyukai ini: