banner ad Startup UIN

UINers Goes to Social Media Week Jakarta 2017

Yang nulis on di Event External Kampus, Teknologi | Sep 22, 2017 | 0 Komentar

Assalamualaikum, UINers! Siapa yang suka main di media sosial? Ngacung! Hohoho~ Kali ini gua mau ceritain pengalaman bareng temen-temen dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta main ke Social Media Week Jakarta 2017.

So, gua pergi ke Social Media Week Jakarta itu hari Kamis dan Jumat, 14-15 September 2017 (sebenernya mulai sejak Rabu, tapi gua skip). Acaranya berlokasi di The Hall, Senayan City. Di sana ada 2 jenis agenda; Conference dan Community Meet Up. Berhubung masih mahasiswa, gua dan teman-teman ikutan yang Community Meet Up-nya aja. Hohoho~

Agenda Community Meet Up ini punya 2 stage. Code Stage dan Emoji Stage. So, makin banyak deh pilihan meetup yang bisa kita ikutin. Ada 12 sesi Meet Up per harinya! Hehehe.

Hari Kamis, gua berangkat dari Bogor bareng Vani. Ada juga Aini dan Tiwi yang berangkat langsung ke Senayan. Kita lebih banyak main di Emoji Stage pada hari itu.

Beberapa Meet Up yang kita ikutin di hari pertama Social Media Week Jakarta ialah: “Being Online and Staying Out of Trouble”, “INFIA-Dagelan Playing with Big Data” dan “Lesson in Messaging Apps Marketing Every Brand and Organization Can Learn From The Pioneers”.

Selain menghadiri Meet Up, kita juga main-main di beberapa booth yang tersedia. Kita bikin Photo GIF di boothnya Digimind, foto pake kostum digital di boothnya BCA, juga ngambilin baju dan tas gratis di booth vidio.com. Menang banyak dah. Emang dasar mahasiswa~

 

Social Media Week Jakarta 2017

 

Highlight yang gua dapet di hari pertama ini saat ikut di Meet Up bareng SMSC dengan topik “Lesson in Messaging Apps Marketing Every Brand and Organization Can Learn From The Pioneers”. Diskusi mengenai penggunaan messagin apps untuk menghasilkan positive outcome. Gua juga berkenalan dengan perwakilan U Report (UNICEF) yang jadi speaker untuk berkolaborasi di masa depan πŸ˜€

Setelah kegiatan di hari pertama yang kebanyakan agenda foto-fotonya; gua dateng di hari kedua Social Media Week Jakarta dengan semangat menimba ilmu yang lebih kuat. Wkwkwk. Kali ini gua berangkat sendirian dari kampus bakda Jumatan. (Ketauan amat jomblonya -_-).

Di hari kedua ini, gua ngikutin 3 Meet Up. Pertama, “Representing Yourself on Social Media: Your Intention vs Their Impression” bareng Tinkerlust; kemudian “Virality or Validity Content” bareng Detikcom, terakhir “Understanding Millennials 101” bareng IndoVidGram.

Beberapa catatan penting saat Meet Up bareng Tinkerlust ialah bahwa ketika ingin menjadi influencer, hal yang harus kita perhatikan adalah apa yang sebenernya ingin kita bagi. Kalo itu suatu hal yang spesifik, itu lebih baik (foto/caption). Kemudian, Ucita Pohan yang menjadi salah satu speaker juga menyatakan, “Jangan sampai waktu orang jadi mubazir karena melihat hal yang kurang bermanfaat dari kita.”

Kemudian gua mendapati hal menarik saat Meet Up bareng Detikcom. membaha virality dan validty. Tidak hanya menjelaskan perbedaan dua prinsip tersebut, tapi ternyata mereka menghadirkan pula orang-orang yang merasakan dampak viralitas. 2 orang yang diundang oleh Detik.com adalah Teh Ninih (Wanita Cantik Penjual Gethuk dari Indramayu) dan Reza Jokowow! Mereka cerita gimana rasanya menjadi figur yang viral di media sosial.

 

Social Media Week Jakarta 2017

 

Terakhir, kita ngobrol-ngobrol bareng IndoVidGram! Ini sesi paling kece yang gua ikutin sih kayaknya. Jadi ceritanya, Benakribo dan Usamah ini bikin survey online. Respondennya adalah mereka-mereka yang disebut Generasi Millenial. Survey yang isinya nyari tau segala macam preferensi dan tingkah laku mereka.

Beberapa insight menarik yang gua dapat adalah: Millenials menghabiskan 10-20 GB untuk paket data setiap bulan, pengeluaran mereka 1-5 juta per bulan, mereka lebih suka update Instagram Stories dan menyukai konten entertaiment, kebanyakan ingin berpendidikan sampai S2, Aplikasi chatting yang paling banyak dibuka adalah LINE dan menyusul di belakangnya ada WhatsApp, dan Instagram menjadi platform media sosial yang paling banyak (dan paling sering) dipakai oleh mereka.

Seru banget kan! Semoga Social Media Week tahun depan bisa ikutan lagi ah~ Hahahahaa.

 

Social Media Week Jakarta 2017

 

By the way, kalo di kalangan UIN nih, ada sebuah media komunitas yang menggunakan platform media sosial juga lho! Rekomendasi gua adalah: UIN COMMUNITY tentunya :p Mereka ada di Facebook Fan Page, Twitter, Instagram sampai LINE@. Kita sebagai UINers di seluruh Indonesia bisa banget berkolaborasi atau memanfaatkannya lho! Kita bisa share info-info macem beasiswa atau berita tentang anak UIN, bisa juga promosiin acara komunitas/organisasi kita di kampus (gratis), nulis cerpen/puisi/artikel, dan maaasih banyak lagi. Sebagai Generasi Millenial yang ‘tech savy’, harus donk kita memanfaatkannya dengan baik πŸ˜€

Tags: , , , , ,

About the Author

Tentang azfiz:
バグジャー ⭐ γƒŒγ‚°γƒ©γƒΌγƒγƒΌ || Selalu CERIA dan Penuh SEMANGAT! β€’ Sobat Pena Al Qolam β€’ Voluteer No Tobacco Community β€’ Pembaharu Muda Gerakan Muda FCTC

rss feed Facebook Twitter
.

Subscribe

If you enjoyed this article, subscribe now to receive more just like it.

Subscribe via RSS Feed Connect on Google Plus
Top
%d blogger menyukai ini: