banner ad Startup UIN

Sambut Mahasiswa Baru, Komda FAH dan DEMA FAH Gelar Seminar Keislaman

“Islam pernah berjaya. Menjadi penguasa dunia dan penguasa ilmu pengetahuan. Jika di zaman sekarang, kita melihat banyak anak muda yang berpakaian seperti orang-orang Barat, dulu sebaliknya, orang-orang Barat yang mengikuti gaya berpakaian umat Islam.” Hal tersebut disampaikan oleh Ustadz Akmal Sjafril saat menjadi narasumber Seminar Keislaman di Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Senin 9 Oktober 2017.

 

Sambut Mahasiswa Baru, Komda FAH dan DEMA FAH Gelar Seminar Keislaman

 

“Mulai dari imu sains, teknologi, sosial, budaya, ekonomi dan semua ilmu serta pengetahuan tentang alam semesta ini berasal dari ilmuwan Islam,” tegas pendiri #IndonesiaTanpaJIL (ITJ) itu.

Seminar dengan tema “Youth Inspiring for A Great Civilization” tersebut diselenggarakan di Ruang Sidang Wisma Kopertais Wilayah I, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Hadir pula dalam agenda tersebut Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa Lembaga Dakwah Kampus Syahid Musab Izuddin, Ketua DEMA FAH Muhammad Najiyudin, serta Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama FAH Dr. Zubair, M.Ag yang masing-masing turut memberikan sambutan.

 

Sambut Mahasiswa Baru, Komda FAH dan DEMA FAH Gelar Seminar Keislaman

 

Berbicara mengenai peradaban, ukuran 1 tahun, 5 tahun atau 10 tahun adalah waktu yang sangat singkat. Peradaban tidak dibangun hanya dalam masa sesingkat itu. “Bahkan, 100 tahun adalah ukuran waktu yang singkat untuk peradaban,” tegas peneliti di Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (INSISTS) ini.

Langkah pertama dalam membangun peradaban menurut Ustadz Akmal adalah pembersihan atau pelurusan aqidah. “Islam itu mudah dan indah. Menjauhkan dari takhayyul. Islam berjalan beriringan dengan ilmu pengetahuan (sains),” ujar Ustadz Akmal.

Aqidah adalah inti dari semua urusan muslim. Beliau juga menyatakan bahwa tauhid bukan hanya mengajarkan keesaan Allah, tetapi juga mengajarkan bahwa semuanya bersumber dari Allah. “Sains juga merupakan bagian dari tauhid yang mengajarkan kebesaran Allah SWT,” tegasnya.

Pemuda memiliki hal-hal yang dibutuhkan untuk membangun peradaban. “Pemuda itu memiliki karakter penuh inisiatif, cepat belajar dan cepat bergerak,” tutur penulis buku Islam Liberal 101 ini. Beliau juga mengatakan bahwa perubahan nasib diawali dengan perubahan pola pikir.

 

Sambut Mahasiswa Baru, Komda FAH dan DEMA FAH Gelar Seminar Keislaman

 

Ustadz Akmal kemudian mengajak kepada rekan-rekan mahasiswa untuk giat menuntut ilmu. “Iman akan bertambah tebal dengan menuntut ilmu. Karena dengan menuntut ilmu, kita mempelajari ciptaan-ciptaan Allah dan mengingat Allah,” tegas pendiri Sekolah Pemikiran Islam ini.

Salah satu peserta Seminar Keislaman, Didit Budi Pratama, turut menyampaikan tanggapannya terhadap kegiatan ini. “Pola pikir berkaitan dengan pendidikan. Ini membuktikan bahwa investasi yang terbaik adalah investasi pada pengembangan sumber daya manusia. Walau pun hasilnya tidak bisa langsung dirasakan (instan), tetapi sangat berpengaruh pada peradaban,” katanya.

 

Sambut Mahasiswa Baru, Komda FAH dan DEMA FAH Gelar Seminar Keislaman

 

Seminar Keislaman ini digelar oleh Komisariat Dakwah FAH bekerja sama dengan Dewan Eksekutif Mahasiswa FAH dalam rangka Open House. Selain seminar, agenda Open House juga dimeriahkan oleh penampilan Angklung DEMA FAH dan Talkshow Inspiratif.

Tags: , , , , , , , , , ,

About the Author

Tentang Annas Sabrina:


rss feed Facebook Twitter
.

Subscribe

If you enjoyed this article, subscribe now to receive more just like it.

Subscribe via RSS Feed Connect on Google Plus
Top
%d blogger menyukai ini: