banner ad Startup UIN

Training Hati Komda FITK: Membawa Cinta Menuju Taqwa

Yang nulis on di Mahasiswa | Nov 15, 2017 | 0 Komentar

Tentang cinta memang tidak ada habisnya ya untuk dibahas. Dan biasanya, seminar yang bertemakan cinta lebih banyak peminatnya terutama di kalangan akhwat-akhwat yang sedang berusaha memantaskan diri untuk mendapatkan ikhwan salih sesuai dengan ‘seabreg’ list kriteria masing-masing (Astaghfirullah ukhtii.. luruskan niatmu, ukhtii wkwkw). Jangan salah ya, memantaskan diri tujuannya harus semata-mata mengharapkan ridho Allah SWT.

Nah, dalam memperbaiki niat menjemput cinta (jodoh) Komisariat Dakwah Fakultas Ilmu Tarbiyah (Komda FITK)  telah melaksanakan Training Hati berupa seminar inspiratif pada Rabu, 15 November 2017 di Aula Student Center UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang bertemakan “The Miracle of Love”: Ku tinggalkan dia karena Dia.

Dengan mendatangkan narasumber Couple Halal, yang keduanya adalah  alumni Psikologi Universitas Indonesia, yaitu Ka Edwin Nofsan Naufal penulis buku “Cintapedia “ beserta istrinya, Ka Yunda Fitrian, seorang penulis buku dengan judul karyanya  “Yakin Dia Jodohmu?” dihadiri oleh sekitar 200 peserta yang merupakan mahasiswa UIN Jakarta maupun dari luar kampus UIN Jakarta bahkan yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA).

Penyampaian materi pertama oleh Ka Edwin yang menceritakan jalan cerita bertemu dengan istrinya, Ka Yunda di kampus Universitas Indonesia. Tidak melalui pacaran, tidak dengan modus-modusan, sejak mereka sekolah di SMA yang sama, mereka sudah mengenal, tetapi sedikitpun perasaan tidak menyapa di antara keduanya. “Ketika Allah meminta saya untuk menikah, maka saya langsung datangkan keluarganya, setelah tiga bulan dari itu, saya menikah.” Ujar Ka Edwin mantan ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia.

Ka Edwin menambahkan tentang bentuk cinta. Yang menjadi simbol cinta di kalangan masyarakat adalah bentuk hati. Sebenarnya, cinta sejati itu bentuknya segi tiga yang harus memiliki 3 unsur: 1. Passion: unsur yang mewakili aspek fisik; 2. Inti mesi: unsur yang mewakili afeksi (perasaan, emosi, dan hati); 3. Komitmen: unsur yang mewakili akal pikiran atau logika, dimana di dalamnya terdapat tanggung jawab dan kewajiban. Dalam sebuah hubungan selain nikah, tidak ada unsur passion di dalamnya. Karena pada dasarnya mereka belum halal. Berbeda dengan pernikahan yang tujuannya adalah mendapatkan keturunan yang kokoh. Jadi, selain dengan pernikahan, cinta itu palsu, karena ketidak utuhan tiga unsur tersebut. “Dalam Islam pun, cinta itu bentuknya segi tiga, yaitu aku, kamu, dan Dia.” Ucap Ka Edwin.

Penyampaian materi dilanjutkan oleh sang istri, yaitu Ka Yunda. Ia menyampaiakan, bahwa cinta yang dilampiaskan dengan pacaran efek kasmarannya seperti pecandu narkoba. Hormon cintanya hanya bertahan sampai lima tahun saja. Cinta adalah kerja otak, sehingga lupa bahwa jodoh itu tak akan ke mana, kalau tak jodoh pasti ke mana-mana. “Maka dari itu, cinta memerlukan logika sehingga mampu mengantarkan kita pada bentuk taqwa.” Jelas ka Yunda.

Ya, begitulah sekilas tentang materi seminar Terminal Hati yang diselenggarakan oleh panitia dari Forum Angkatan (Forkat) 2017 KOMDA FITK. Mereka mengajak kepada para pemuda untuk meninggalkan dia karena Dia. Sayang sekali jika waktu yang kita miliki saat ini digunakan dengan hal sia-sia yang dapat merusak masa depan. Hal yang sia-sia bukan hanya dengan pacaran, tetapi juga memantaskan diri, menjadi lebih baik dengan tujuan jodoh yang baik pula; perbaiki niatnya, ya!

Menurut Fitri Indayani, mahasiswa Ekonomi Pembangunan semester satu, setelah mengikuti acara seminar, Ia mendapatkan pencerahan bagai mana cara menggapai cinta sejati. “Aku jadi lebih tau baik buruknya pacaran sehingga memberikan aku motivasi untuk istiqomah agar menjadi jomblo fii sabilillah” Ungkap Fitri. Begitupun dengan Aliestya, mahasiswa Pendidikan Biologi yang merupakan ketua Forum Angkatan 2017 Akhwat Komda FITK mengungkapkan rasa sykur karena telah berlangsung dengan baik acara Training Hati. “Harapannya untuk peserta yang hadir, semoga dari acara ini mereka mau mengekspresikan cinta dengan baik yang seharusnya, agar hal positif   dan  produktivitas mereka yang membaik dan meningkat.” Ucapnya mewakili seluruh panitia.

About the Author

Tentang sarahmotiva:
(97's girl) Aktivis Dakwah Kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Part of Solidaritas Peduli Jilbab. Volunteer Sekolah Pohon Inspirasi Bogor. Chemistry Education'15. Pecinta Hujan pengagum masa depan #motivawriter #drawriter [Tarbiyah Madah Hayah-Allahu Ghoyatunaa!]

rss feed Facebook Twitter
.

Subscribe

If you enjoyed this article, subscribe now to receive more just like it.

Subscribe via RSS Feed Connect on Google Plus
Top
%d blogger menyukai ini: