banner ad Startup UIN

Lulus Kuliah Mau Jadi Apa? Ketahui Potensi Berkarir di 3 Bidang Ini!

“Sudah lulus kuliah mau berkarir jadi apa?” Mungkin itu adalah pertanyaan yang selalu menghantui para mahasiswa. Bukan hanya saat wisuda. Tapi ada yang sudah dihantui pertanyaan tersebut sejak awal masuk kuliah. Pada hari Sabtu, 28 Oktober 2017, Kelompok Studi Universitas (KSU) Fatahillah Researchers for Science and Humanity (FRESH) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar “Career Development Program.” Dalam agenda ini, mahasiswa mendapat pencerahan tentang kesempatan berkarir di 3 sektor: sektor publik, sektor privat, dan sektor NGO.

 

Lulus Kuliah Mau Jadi Apa Ketahui Potensi Berkarir di 3 Bidang Ini!

 

Narasumber pertama, adalah Bapak Ir. Adi Junjunan Mustafa, MSc, selaku Kepala Bagian Perencanaan Kinerja Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi yang menyampaikan pemaparan terkait bekerja di sektor publik. Beliau menyatakan bahwa Aparatur Sipil Negara adalah mereka yang mengabdi untuk negara. “Seorang ASN harus netral, tidak memihak kepada siapapun, partai politik atau calon kepala daerah,” ujarnya.

Menurut Laporan KASN 2016, kualitas pelayanan publik masih rendah, independensi birokrasi dari tekanan politik juga rendah, kualitas perumusan dan pelaksanaan kebijakan publik juga masih rendah. Dari sini, Pak Adi Junjunan mengatakan bahwa inilah tantangan yang harus memicu semangat untuk berkontribusi lebih baik.

Ada 3 fungsi yang dimiliki oleh ASN, pelaksana kebijakan publik, pelayan publik dan perekat pemersatu bangsa. Selain itu, ASN juga berperan sebagai perencana, pelaksana, dan pengawas penyelenggaraan tugas umum pemerintahan dan pembangunan nasional melalui pelaksanaan kebijakan dan pelayanan publik yang profesional, bebas dari intervensi politik, serta bersih dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme.

Berbicara soal gaji, pada tahun 2015 Detikcom merilis bahwa gaji tertinggi PNS adalah sebesar 5.620.300 dan yang terendah adalah sebesar 1.486.500. “Saat ini terbalik, gaji kecil tapi tunjangan besar. Nanti akan berubah, gaji lebih besar dari tunjangan. Ke depan akan bagus, gak kalah sama swasta-menengah (RPP Gaji),” ujar Pak Adi Junjunan.

 

Lulus Kuliah Mau Jadi Apa Ketahui Potensi Berkarir di 3 Bidang Ini! (3)

 

Narasumber kedua adalah Pak Andrie Javs Valentino, Purchasing Manager C-Tech Lab Edwar Technology dan Ketua Umum MITI (Masyarakat Ilmuwan dan Teknolog Indonesia) Klaster Profesi, yang membahas soal kesempatan berkarir di sektor privat. “Di sektor privat, kalian bisa menciptakan lapangan kerja. Tidak ada batasannya,” ujar Pak Andrie.

Kerja keras, mutlak dibutuhkan oleh teman-teman yang ingin berkarir di sektor ini. Pak Andrie becerita bahwa pada awal kuliah, beliau bingung mau jadi apa setelah lulus nanti. “Tapi kalo kamu kerja keras, kalo kamu mau belajar, maka akan bisa,” ungkapnya.

Beliau juga menceritakan kisah Hajar dan Ismail dalam konteks mengatasi masalah pengangguran. Dari kisahnya, dipetik pelajaran bahwa supaya tidak menjadi pengangguran yang harus dilakukan adalah terus bergerak. “Harus bergerak biar gak nganggur. Usaha terus. Coba lagi,” katanya.

Beberapa contoh pekerjaan di sektor privat adalah [1] pengusaha/perusahaan/BUMN (Gojek, Bukalapak, Bank Syariah, dll), [2] profesional (dokter, arsitek, akuntan, pengacara, dll) dan [3] pegawai swasta (mereka yang bekerja di poin 1).

Menjadi pengusaha, selain harus kerja keras, juga harus pandai ikuti peluang. “Kalo kamu gak kerja keras, kamu gak ikutin regulasi berbisnis, kamu gak punya uang,” ungkap Pak Andrie. Beliau juga mengatakan bahwa pekerjaan di sektor ini tidak mentolerir kesalahan. Kamu bisa saja karena sebuah kesalahan tiba-tiba dipecat atau sebagainya.

 

Lulus Kuliah Mau Jadi Apa Ketahui Potensi Berkarir di 3 Bidang Ini! (2)

 

Narasumber ketiga adalah Ibu Sukorini, S.Si. Beliau adalah Sr. Manager Direktorat Perencanaan Strategis Aksi Cepat Tanggap (ACT) Foundation. Pemaparan beliau adalah terkait bekerja di Non-governmental Organization. Beliau mengatakan bahwa, “Masuk di sektor ketiga ini, kita bisa menolong saudara-saudara di luar sana.”

Berkaca dari pekerjaan beliau di ACT, beliau mengatakan bahwa prinsip dunia kemanusiaan adalah independen, non-diskriminasi, transparan, akuntabel dan netral objektif. “Menjadi Duta Kemanusiaan di seluruh dunia. Ini adalah panggilan jiwa,” ujar Bu Sukorini.

Banyak peran yang bisa kita lakukan di bidang ini. Seperti menjadi Agen Perubahan di masyarakat dengan mengedukasi publik tentang kondisi umat di belahan bumi lainnya. Kita juga bisa mengasah kepekaan mengenai problem-problem kemanusiaan. “Kita bisa menjadi jembatan kebaikan masyarakat yang ditimpa musibah dengan masyarakat yang dermawan dan membangun kembali kehidupan benefit melalui program kemanusiaan,” terang Bu Sukorini.

Bu Sukorini menyampaikan bahwa banyak keunggulan yang bisa didapatkan dari bidang ini. Beliau mengatakan apabila spiritnya benar, semua proses yang kita jalani adalah amal saleh. Sehingga kita menjadi orang yang surplus spirit kehidupan, hati yang kaya. “Selain itu, kita juga dituntut untuk paham tentang sosial, ekonomi, politik, kebijakan, birokrasi, UU, advokasi, baik nasional maupun global,” terangnya.

Di akhir sesi, ketiga sektor ini terlihat mempunyai orientasi yang berbeda. Berkarir di sektor publik bersifat service oriented, sektor privat bersifat profit oriented, dan sektor NGO bersifat benefit oriented. Pak Adi Junjunan berpesan, “Apapun pekerjaan yang kamu pilih nanti, harus punya motivasi meraih ridha Allah.”

Kemudian pesan dari Pak Andrie adalah, apapun jurusan kamu sekarang, kalo kamu punya cita-cita tertentu, kamu harus kuasai kompetensi itu. “Saat sudah punya kompetensi, harus terus kerja keras, baru kamu akan sukses.”

Terakhir, Bu Sukorini menyampaikan tips suksesnya, yaitu “Spirit, totalitas, senang silaturahmi, semangat belajar yang tinggi, membangun mental pejuang, pantang menyerah, membaca tanda-tanda zaman, menghadirkan Allah dalam setiap akvitas.

Tags: , , , ,

About the Author

Tentang azfiz:
バグジャー ⭐ ヌグラーハー || Selalu CERIA dan Penuh SEMANGAT! • Sobat Pena Al Qolam • Voluteer No Tobacco Community • Pembaharu Muda Gerakan Muda FCTC

rss feed Facebook Twitter
.

Subscribe

If you enjoyed this article, subscribe now to receive more just like it.

Subscribe via RSS Feed Connect on Google Plus
Top
%d blogger menyukai ini: