banner ad Startup UIN

7 Mahasiswa UIN Jakarta Raih Baranusa, Siap Menjadi Penebar Kebaikan

Yang nulis on di Beasiswa External, Kuliah, Mahasiswa, UIN Jakarta | Jan 27, 2018 | 0 Komentar

Alhamdulillah, 7 mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta berhasil meraih beasiswa Baranusa (Beasiswa Relawan Nusantara) yang diberikan oleh Madrasah Relawan dan LAZNAS Dewan Dakwah.

Baranusa merupakan program beasiswa untuk mahasiswa pegiat sosial kemanusiaan. Sebuah apresiasi dan pembinaan untuk penebar kebaikan. Angkatan Pertama Baranusa terbuka untuk mahasiswa di universitas di wilayah Jabodetabek.

7 mahasiswa UIN Jakarta yang mendapatkan beasiswa tersebut ialah ialah: Sherly Mulya Pratiwi, Indri Dwi Lestari, Nuraini, Muhammad Nasrulloh, Choirul Huda, Lalu Ristu Satria Gunawan dan M Hasbi Hilmi.

 

7 Mahasiswa UIN Jakarta Raih Baranusa

 

Selain mendapatkan uang saku bulanan sebesar Rp750.000 selama satu tahun, penerima beasiswa juga akan mendapatkan berbagai macam pelatihan. Seperti pelatihan kerelawanan, manejemen program, internet marketing, jurnalistik kemanusiaan, fundraising, fotografi dan videografi.

Kemudian teman-teman juga akan mengikuti pembinaan mentoring rutin selama satu tahun, ekspedisi dakwah ke penjuru nusantara, terlibat aktif dalam social project, dan memiliki jejaring nasional.

Bagaimana perasaan dan harapan dari teman-teman yang mendapatkan beasiswa Baranusa? Check this out, UINers!

(1) M. Hasbi Hilmi, merasa senang bisa lolos seleksi beasiswa Baranusa karena ia bisa mendapatkan berbagai pelatihan yang sudah diprogramkan.

“Bersama Baranusa, saya siap berkolaborasi dengan seluruh kawan-kawan untuk terjun langsung ke pelosok negeri yang menjadi ladang dakwah,” ungkapnya.

Bagi Hilmi, relawan adalah tentang bagaimana melihat orang-orang dan teman-teman di sekelilingnya tersenyum bahagia melihat apa yang dilakukannya.

“Pepatah ‘Bahagia dengan membahagiakan orang lain’ patut ditanamkan bagi para mahasiswa yang ingin menjadi relawan,” tegas Hilmi.

(2) Nuraini, merasa senang karena dengan lolos Baranusa, ia bisa mendapatkan teman, pengalaman dan pengetahuan baru. Ia pun menceritakan pengalamannya saat pertama kali berkumpul bersama para penerima beasiswa lainnya di Laznas Dewan Dakwah.

“Deg-degan banget bisa berbicara di depan orang-orang hebat seperti manajer Laznas Dewan Dakwah dan lainnya. Senang juga bisa mendapatkan teman dari berbagai universitas dan bermacam-macam pengalaman,” kata Nuraini.

Bagi Nuraini, relawan adalah orang yang bekerja dengan ikhlas dan tanpa pamrih. “Jadi relawan itu asyik. Saling berbagi, saling menolong kepada saudara-saudara seiman dan setanah air,” kata Nuraini.

(3) Indri Dwi Lestari turut menyampaikan bahwa beasiswa hanyalah bonus. tapi menjadi relawan nusantara, itu yang lebih berharga. “Jangan pernah takut untuk menjadi relawan dengan niat ikhlas karena Allah,” ajaknya.

(4) Sherly Mulya Pratiwi ikut menambahkan, “Senang bisa menjadi penerima beasiswa Baranusa. Semoga dapat bermanfaat dan dapat menolong orang lain.”

Tags: , , , ,

About the Author

Tentang sarahmotiva:
(97's girl) Aktivis Dakwah Kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Part of Solidaritas Peduli Jilbab. Volunteer Sekolah Pohon Inspirasi Bogor. Chemistry Education'15. Pecinta Hujan pengagum masa depan #motivawriter #drawriter [Tarbiyah Madah Hayah-Allahu Ghoyatunaa!]

rss feed Facebook Twitter
.

Subscribe

If you enjoyed this article, subscribe now to receive more just like it.

Subscribe via RSS Feed Connect on Google Plus
Top