banner ad Startup UIN

Berbagi Warisan di Daurah Munadzamah

Assalamu’laikum, UINers! Aku mau ucapkan selamat untuk teman-teman Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), khususnya di UIN Jakarta, yang sudah membentuk kepengurusan baru! Semoga dengan kepengurusan baru ini temen-temen UKM lebih petcah sebagai wadah mahasiswa untuk berekspresi dan mengeksplorasi diri ya!

Alhamdulillah, Lembaga Dakwah Kampus Syahid (LDK Syahid) baru saja menyelenggarakan Daurah Munadzamah. Secara singkat, ya maksudnya adalah Pelatihan Manajemen Organisasi. Hehehe. Acara ini digelar setelah kami menyelesaikan Musyawarah Anggota (MUSA) dan merumuskan struktur kepengurusan.

Acara yang dilaksanakan pada hari Rabu-Kamis, 17-18 Januari 2018 di Villa Permata Hotel & Resort, Cipanas ini bertemakan “Optimalisasi Peranan Dakwah Kampus dalam Mewujudkan Kampus Islam yang Madani dan Rahmatan Lil Alamin”

 

Berbagi Warisan di Daurah Munadzamah 01

 

Kegiatan utama pada acara ini adalah Tauris. Apa itu tauris? Secara sederhana, maknanya adalah pewarisan. Jadi, pengurus lama dan pengurus baru berkumpul untuk mewariskan ilmu-ilmu dan arahan-arahan terkait program kerja organisasi.

Di kepengurusan LDK Syahid 22 ini aku masuk ke Bidang Media. Bidang ini mempunyai 3 Sub-Bidang; Media Sosial, Media Kreatif, dan Jurnaslitik. Dalam Daurah Munazhamah, kami didampingi oleh Kak Rauf dan Kak Meliha.

Selain acara Tauris, aku dan kawan-kawan LDK Syahid baik pengurus pusat (Universitas) maupun Fakultas (LDKS-F) mendapatkan materi “Srategi Dakwah Kampus” yang disampaiakan oleh Ustadz Kholid. Beliau adalah ketua LDK Syahid tahun 2003. Maa Syaa Allah, penyamapainnya yang berdasar pengalaman saat berkiprah di organisasi sangat menggugah jiwa!

 

Berbagi Warisan di Daurah Munadzamah 02

 

Ia menyampaikan bahwa kini, LDK bukan lagi UKM yang baru. “Usia LDK Syahid sudah 22 tahun. Usia yang dewasa. Kalau kuliah, sudah lulus. Jadi kita harus berpikir ke depan,” Ucap Ustadz Kholid bersemangat. Beliau juga menambahkan, ketika sudah memiliki umur yang bukan anak-anak lagi, LDK syahid sebagai UKM keislaman di UIN Jakarta harus fokus pada khidmat (pelayanan) bagi masyarakat kampus.

Alhamdulillah, melalui agenda ini, aku merasakan kebersamaan yang semakin terbangun. Aku jadi lebih mengenal kawan-kawan Forum Angkatan (Forkat) Az-Zukhruf. Bagiku, ini sangat penting. Tentunya kepengurusan akan lebih mudah dijalani jika sudah kenal dengan teman-teman seperjuangan.

Umar bin Khattab ra berkata bahwa kita tidak bisa mengenal dekat seorang muslim dengan muslim lainnya apabila belum melakukan tiga hal bersama-sama: pertama, mabit (menginap); kedua, safar (berjalan-jalan); ketiga, bermuamalah.

Nah, Daurah Munadzamah ini mencakup ketiga hal yang disebutkan Umar ra tadi. Selain menginap bareng di resort (mabit), kita juga jalan-jalan (safar). Kemudian ketika sedang jalan-jalan, tiba-tiba di tengah jalan perut keroncongan. Ketika mau beli makanan, ternyata lupa bawa uang, alhasil minnjem uang dulu ke temen. Ketika sudah sampai di tempat penginapan baru deh dibayar. Terakhir itu contoh muamalah dalam bentuk hutang-piutang. Hehehe.

 

Berbagi Warisan di Daurah Munadzamah 03

 

Alhamdulillah, Daurah Munadzamah ini menyenangkan. Ajang liburan semester banget deh! Tapi siap-siap juga ya, di depan sana akan ada jalan yang terjal! Hehe. Enggak kok, enggak! Perjalanan ini akan lebih mudah jika kita memiliki teman yang membersamai kita, berjalan beriringan untuk tujuan yang sama.

Semangat ya keluarga besar LDK Syahid 22! Semangat menginspirasi seluruh Unit Kegiatan Mahasiswa di UIN Jakarta!

Tags: , , ,

About the Author

Tentang sarahmotiva:
(97's girl) Aktivis Dakwah Kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Part of Solidaritas Peduli Jilbab. Volunteer Sekolah Pohon Inspirasi Bogor. Chemistry Education'15. Pecinta Hujan pengagum masa depan #motivawriter #drawriter [Tarbiyah Madah Hayah-Allahu Ghoyatunaa!]

rss feed Facebook Twitter
.

Subscribe

If you enjoyed this article, subscribe now to receive more just like it.

Subscribe via RSS Feed Connect on Google Plus
Top
%d blogger menyukai ini: