banner ad Startup UIN

5 Tips Ini Dapat Sembuhkan Kecanduan Game Online dan Pornografi

Tahukah kamu? Bukan hanya rokok dan narkoba, tapi game online dan pornografi juga memiliki sifat adiktif, lho. Sifat adiktif ini akan membuat orang kecanduan (teradiksi). Banyak orang tua pun resah, khawatir anak-anaknya kecanduan game online dan pornografi.

Sebenarnya, game online juga memiliki dampak positif. Di antaranya ialah melatih kemampuan berpikir (pemecahan masalah, strategi dan analisis) serta melatih perkembangan motorik halus dan kemampuan sosial. Namun, potensi dampak negatifnya pun sangat mengkhawatirkan dan berbahaya. Zaman sekarang, banyak anak-anak terpapar pornografi berawal dari game yang ia mainkan. Pun apabila ia kecanduan, akan berdampak pada kesulitan membedakan antara dunia maya dan dunia nyata. Jika begitu, akan muncul sikap tidak peduli dan tidak berempati pada lingkungan sekitar.

 

Kecanduan Game Online dan Pornografi 01

 

Muhammad Nur Awaludin, Founder dan CEO Kakatu, menyampaikan dalam sebuah Kuliah Umum “Kecanduan Game Online dan Pornografi Bisa Sembuh” bahwa penyebab utama kecanduan game online adalah BLAST. Kuliah umum tersebut dilaksanakan di Fakultas Psikologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung pada Kamis, 15 Maret 2018 lalu.

Apa itu BLAST? Bored – Lonely, Afraid – Angry, Stress dan Tired. “Kebanyakan kasus kecanduan game online dan pornografi, tak lain karena dirinya merasa kesepian dan bosan. Hal itu muncul karena kurangnya perhatian dari orang tua, marah dan takut, stress dan lelah; yang mana semua itu dilampiaskan dengan bermain game,” ujar Kak Mumu, sapaan akrab Muhammad Nur Awaludin. Dapat ditarik kesimpulan bahwa akar permasalahan kecanduan game online adalah kekeliruan pola asuh dan faktor lingkungan.

Ciekal Putri Basae, salah seorang mahasiswi yang mengikuti kuliah umum tersebut, membenarkan pernyataan Kak Mumu. “Aku suka banget main game. Sekeluarga bisa dibilang gamers semua dan orang tua kami juga sibuk. Jadinya pada sibuk masing-masing, akhirnya melampiaskannya ke game. Berasa punya teman,” ungkap Ciekal.

Kak Mumu menambahkan, penyebab orang bisa menyukai konten pornografi adalah akses yang mudah dan minimnya resiko yang akan diterima oleh pengonsumsi. “Kini tanpa kita sengaja mengakses laman pornografi, konten itu dapat muncul dengan sendirinya di jendela internet kita. Apalagi, kecanduan game online dan pornografi tidak menunjukkan ciri-ciri fisik. Berbeda seperti pecandu rokok dan narkoba. Padahal, akibat dari kecanduan game online dan pornografi dapat membunuh jutaan sel di otak bagian Pre Frontal Cortex (PFC),” tegas beliau.

PFC adalah pusat kendali manusia yang memengaruhi untuk menentukan pilihan, menilai baik dan buruk, norma, dan moral. Ketika Pre Frontal Cortex rusak dampaknya bisa mengubah kepribadian seseorang, tidak bisa menilai mana baik dan buruk, bahkan tidak mengenali norma-norma.

Nah, UINers, Kak Mumu juga berbagi tips untuk menjaga adik-adik kita (atau mungkin diri kamu sendiri) dari kecanduan game online dan pornografi nih. Baca sampai habis ya!

  1. Cek sifat dan perilaku. Orang yang kecanduan akan mengalami berbagai perubahan sifat dan tingkah laku, seperti menjadi agresif, suka menyendiri, tidak peduli dan kurang empati, impulsif, mulai senang berbohong, berjudi atau taruhan, dan sulit membedakan dunia maya dan nyata.
  2. Cek kondisi fisiknya. Seseorang yang kecanduan game online atau pornografi biasanya akan mengalami kejang lengan, sakit punggung, mata dan siklus tidur yang tidak terkontrol.
  3. Atur durasi penggunaan gawai. Berdasarkan data dari Academy of Pediatrics, durasi untuk anak usia 3-5 tahun bermain gawai dianjurkan hanya 10 menit. Usia 5-7 tahun maksimal 20 menit, usia 7-9 tahun maksimal 30 menit, usia 9-12 tahun maksimal 1 jam dan usia 12-15 tahun hanya 2 jam.
  4. Mengingatkan umur. Dalam game biasanya sudah tertera batasan usia untuk memainkannya. Aturlah sesuai usia.
  5. Jika kamu atau adikmu sudah terlanjur kecanduan, cobalah cari kesibukkan untuk melampiaskan hal tersebut. Carilah pekerjaan yang menguras energi secara fisik agar keinginan bermain bisa terlupakan.

 

Kecanduan Game Online dan Pornografi 02

 

So, UINers, sekarang kamu sudah tahu kan, dampak, penyebab dan upaya apa saja yang harus dilakukan terhadap korban kecanduan game online dan pornografi? Bagi para gamers yang merasa sudah kecanduan dan ingin sembuh, kuatkan niatmu dan mulailah dengan tips dari Kak Mumu di atas! Semoga sukses ya!

Tags: , , , ,

About the Author

Tentang tasya augustiya:
Namaku Tasya Augustiya, mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Jurusan Psikologi dari Fakultas Psikologi, Angkatan 2017.

rss feed Facebook Twitter
.

Subscribe

If you enjoyed this article, subscribe now to receive more just like it.

Subscribe via RSS Feed Connect on Google Plus
Top