banner ad Startup UIN

Maulida Ayu, Mahasiswi Hubungan Internasional yang Jadi News Presenter

Yang nulis on di Artikel, Kuliah, Mahasiswa, Pojok Motivasi | Agu 1, 2018 | 0 Komentar

Dulu, Maulida Ayu sangat ingin masuk jurusan komunikasi di Universitas Indonesia (UI). Sejujurnya, bukan karena Maul (sapaan akrabnya) sudah passion banget di jurusan tersebut. Justru malah Maul belum tau persis komunikasi itu apa. Tertarik komunikasi itu karena Maul gak mau belajar matematika dan angka. Sesederhana itu.

 

Maulida Ayu HI Hubungan Internasional News Presenter (1)

 

Namun, takdir berkata lain. Maul diterima di jurusan Hubungan Internasional (HI) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Tak jauh berbeda, Maul juga gak tahu Hubungan Internasional ini apa, akan mempelajari apa, dan akan membawanya menjadi apa. Yang Maul tahu, HI akan bersinggungan dengan negara dan para pembuat kebijakan (decision makers) nya. Makanya saat itu Maul cuma bercita-cita agar bisa jadi “the best decision maker for myself.” Sesederhana itu.

Selama menjadi mahasiswi HI, Maul kerapkali mencari kegiatan yang membuatnya bisa merasakan debar kebahagiaan. Maul sangat suka ketika dirinya kehausan untuk mencari ilmu dan pengetahuan agar ia menjadi lebih hebat.

 

Maulida Ayu HI Hubungan Internasional News Presenter (3)

 

Berada di jenjang universitas benar-benar mengajarkan kalau ternyata Maul bukan apa-apa. Oleh karena itu, Maul masuk ke dalam organisasi yaitu International Studies Club (ISC), dengan tujuan bisa berada di lingkungan yang baik dan membimbingnya ke jalan yang benar. Maul kemudian mengikuti beragam seminar dan konferensi, bahkan kompetisi dengan jenis yang berbeda-beda, mulai dari Ambassador atau Duta Lingkungan, speech, lomba menulis karya ilmiah dan non-ilmiah, serta Model United Nations dan Diplomatic Courses. 

Setelah lulus kuliah, takdir kembali berkata lain. Maul tidak menjadi diplomat atau staff di Kementerian Luar Negeri sebagaimana layaknya “cap” untuk para alumni jurusan HI. Hanya selang sebulan setelah Maul wisuda, pada Desember 2017, ia resmi bekerja menjadi News Presenter di TVRI. Tanpa mendapatkan pelatihan apapun, tak lama Maul diminta untuk membawakan berita Breaking News dan berita durasi 1 jam secara LIVE.

Teman-teman yang juga baru masuk dengan Maul, tentunya berasal dari background seperti penyiaran dan komunikasi. Berbeda dengan seorang freshgraduate seperti Maul yang sangat asing dengan dunia tersebut. Di tengah tekanan yang datang semerawut, Maul melakukan self-talk. Bahwasanya Maul memang tidak memiliki pengalaman yang relatable dengan profesi itu. Tapi, apakah Maul harus menyerah?

 

Maulida Ayu HI Hubungan Internasional News Presenter (2)

 

Maul kemudian mengingat semua kegiatan yang ia lakukan. Kegiatan yang Maul lakukan dengan peluh keringat dan perjuangan tiada tara. Apakah cuma karena kegiatan tersebut tidak ada hubungannya dengan profesi, lantas menjadi sia-sia? Jawabannya tentu, tidak.

Maul lulus tidak hanya dengan predikat di atas kertas dengan cuma belajar di kelas. Lebih dari itu, Maul  berusaha keras melatih mental menjadi pribadi yang kuat dan tegar. Maul justru sangat bersyukur menjadi mahasiswi HI yang multidisipliner, yaitu mempelajari banyak ilmu.

Kemampuan public speaking, ataupun menganalisis dengan baik, Maul dapatkan dari kegiatan yang ia ikuti. Tidak hanya itu, kompetisi, kegiatan sosial, ataupun acara konferensi seperti Model United Nations bahkan telah mengasah kemampuan berbicara, bernegosiasi, berpendapat dengan lugas, serta mendapatkan mental baja tentang persaingan dan tanggung jawab, sehingga Maul bisa bekerja secara profesional.

Maul telah belajar dunia yang sangat terbuka dan luas dengan semua kegiatan positif di masa kuliah. Ada banyak pengetahuan yang bisa Maul aplikasikan dengan improvisasi dan inovasi.

Di tahap ini, Maul sadar kalau pengalaman bukan hanya soal kuantitas, tapi kualitas. Meski bukan pengalaman yang menyinggung profesi secara langsung, namun kegiatan-kegiatan Maul selama menjadi mahasiswi HI sangatlah berguna dan berdampak positif. Bahkan dengan itulah, karakter dengan mental yang gagah berani, tak kenal lelah, dan berupaya semaksimal mungkin telah tertanam dalam diri Maul dan terasah saat Maul menjadi mahasiswi HI.

Jadi, kata siapa anak HI tak bisa mencoba profesi selain menjadi diplomat? Anak HI itu hebat, kamu hebat, kita semua hebat!!

Tags: , , , , ,

About the Author

Tentang azfiz:
バグジャー ⭐ ヌグラーハー || Selalu CERIA dan Penuh SEMANGAT! • Sobat Pena Al Qolam • Voluteer No Tobacco Community • Pembaharu Muda Gerakan Muda FCTC

rss feed Facebook Twitter
.

Subscribe

If you enjoyed this article, subscribe now to receive more just like it.

Subscribe via RSS Feed Connect on Google Plus
Top