banner ad Startup UIN

Inilah Rekomendasi 5 Startup Bermanfaat untuk UINers dari Konferensi Tech in Asia Jakarta 2018

Yang nulis on di Mahasiswa | Okt 25, 2018 | 1 Komentar

Tahun 2018 Tech in Asia kembali datang, lho! Alhamdulillah, aku bersama UIN Community berkesempatan hadir pada acara konferensi startup terbesar di Indonesia, Tech in Asia Jakarta 2018 (#TIAJKT2018). Bertempat di Jakarta Convention Center pada Selasa-Rabu, 23-24 Oktober 2018.

Banyak banget sih, startup keren setelah menjelajahi startup factory yang gak pernah kepikiran sama sekali sebelumnya. Mereka sangat membantu kita di era modern ini. Maa Syaa Allah! Kagum banget dengan segala inovasi yang ditawarkan lebih dari 300 startup di #TIAJKT2018 dengan lebih dari 5.000 pengunjung konferensi teknologi ini.

Tidak hanya itu, #TIAJKT2018 menghadirkan sederet tokoh dari industri teknologi dan startup yang berbagi insight di empat content stage. Ada Giovanini Sakti, System Engineer GO-JEK; Yadi Guitana, Head of International Traveloka; Teddy Oetomo, Chief Strategy Officer Bukalapak; Fazal Bahardeen, CEO Halaltrip; Diajeng Lestari, CEO Hijup; dan Paramadita Tasmaya, CEO dan Founder muslimmarket.com, dan masih ada lebih dari 100 tokoh industri teknologi startup lainnya.

Nah, setelah berkeliling mengunjungi startup factory, aku memilih lima platform yang sangat membantu kita, khususnya  mahasiswa, nih. Semoga teman-teman dapatmemanfaatkan platform yang aku sajikan untuk  mengefisiankan tenaga dan waktu kita menjadi mahasiswa produktif.

Apa saja lima rekomendasi startup untuk UINers dari konferensi #TIAJKT2018? Yuk, simak!

  1. Born to Win

Himpunan Mahasiswa Jurusan, Unit Kegiatan Mahasiswa, atau organisasi-organisasi kampus sering kan bikin acara lomba yang ditujukan untuk umum, baik tingkat Provinsi atau Nasional? Nah, aplikasi yang dapat kita download di Google Play Store  ini membantu kita untuk publikasi acara lomba di seluruh sosial media Born to Win, membantu membuat form pendaftaran dengan menggunakan kode QR, transaksi pembayaran, hingga menyediakan sertifikat pemenang lomba, lho!

Membantu banget gak, sih? Jadi nih, kita bisa kurang-kurangin waktu buat jaga stand di dalam kampus, nungguin sang pendaftar datang hehehe. Jujur aku ngalamin banget, dan bikin bete! Jadi, kalau kita gabung sama tim Born to Win, kita bisa kebantu banget untuk pelayanan peserta lomba yang bahkan berada di tempat yang jauh.

  1. SyarQ

Kuliah gak punya laptop pasti ribet. Bisa aja sih, minjem punya temen. Tapi, pasti temen kita juga punya tugas, donk. Jadi, bagi aku laptop udah jadi kebutuhan primer mahasiswa. Laptop bukan barang murah kayak penghapus yang sering hilang dipinjem temen terus gampang banget buat beli lagi.

Jangan khawatir, aku menemukan SyarQ yang bisa jadi solusi buat temen-temen yang mau beli laptop atau kebutuhan lain untuk menunjang perkuliahan. Aplikasi android yang satu ini, memberikan kemudahan untuk mencicil tanpa kartu kredit, tanpa riba, adil, dan transparan. Beli barang di mana saja, nyicilnya bisa lewat SyarQ, lho!

  1. Kuliah Kuy

Apa itu kuliah kuy? Kuliah Kuy adalah platform yang menyediakan berbagai informasi terkait dunia kampus. Ibaratnya kita dimanjakan dengan platform ini. Mulai dari informasi akreditasi Universitas, informasi seleksi masuknya, biaya kuliah, beasiswa, sampai informasi kosan pun ada. Saat ini, baru tersedia 10 Universitas terbaik di Indonesia.

Selain disediakan banyak informasi tentang dunia kampus, Kuliah Kuy melayani konseling virtual bagi calon mahasiswa yang bingung di mana akan melanjutkan kuliah. Nah, buat mahasiswa yang kampusnya ingin ada di Kuliah Kuy, bisa banget! Biasanya mereka akan memulai untuk sosialisasi ke kampus-kampus terlebih dahulu.

  1. Sampahmuda

Platform yang satu ini gak kalah keren, sih! Biasanya kalau mahasiswa selesai mengadakan kegiatan pasti menghasilkan sampah anorganik kan? misal bungkusan plastik konsumsi atau gelas plastik, deh. Nah, kita bisa kumpulin sampah-sampah itu dan bisa kita jual ke sampahmuda. Dari slogan platform ini udah jelas banget, “Sampah jadi Bernilai dan Bermanfaat”.

Nanti  dari tim sampahmuda jemput sampah-sampah yang kita kumpulkan, lalu ditimbang, dan kita akan mendapatkan poin. Sampah-sampah yang diterim akan dilebur dan didaur ulang yang bertujuan untuk menciptakan bumi yang lebih lestari.

Uniknya, poin-poin yang kita kumpulkan setelah memberikan sampah, dapat ditukarkan untuk belanja apa aja, misalnya pulsa dan cemilan (lumayan buat suguhan nongki, kan? Hehehe).

  1. Tebengan

“Ngeeeeeng!” Asik sih, ya kalau anak kosan bisa nebeng dari kampus sampai rumah yang antar kota. Nah, jadi platform yang satu ini tuh menyediakan tebengan gitu, deh. Bisa dibilang sistemnya kayak ojek online, cuma sang pemilik kendaraan cuma karena pengen ada temen ngobrol selama di perjalanan aja biar gak bosen, atau bisa punya temen yang gantian ngendarain kendaraannya. Biasanya mereka adalah pekerja kantoran yang jarak rumah dengan kantornya beda kota.

Biaya nebeng pun lebih murah dari biaya ojek online. Murah banget malah. Pas aku cek biaya dari Tangerang Selatan ke Dramaga, Bogor aja Cuma Rp 27.000, donk! Ya, biayanya sih hampir sama kalau aku naik angkot atau kereta ke Bogor. Cuma kan, bisa lebih asyik aja kalau ketemu orang baru, bisa berbagi cerita sepanjang perjalanan, dan lebih efisian gak turun-turun angkot hahaha.

Oke, UINers sekian dulu ya cerita keseruan #TIAJKT dariku. Semoga, 5 rekomendasi di atas bermanfaat. Terima kasih juga buat Tech in Asia yang udah undang kita sebagai community partner. Bagiku,  kesempatan berharga ini aku jadikan sebuah pembelajaran yang keren banget! Semoga tahun depan kita bisa hadir lagi ke acara Tech in Asia!

 

 

 

About the Author

Tentang sarahmotiva:
(97's girl) Aktivis Dakwah Kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Part of Solidaritas Peduli Jilbab. Volunteer Sekolah Pohon Inspirasi Bogor. Chemistry Education'15. Pecinta Hujan pengagum masa depan #motivawriter #drawriter [Tarbiyah Madah Hayah-Allahu Ghoyatunaa!]

rss feed Facebook Twitter
.

Subscribe

If you enjoyed this article, subscribe now to receive more just like it.

Subscribe via RSS Feed Connect on Google Plus
Top