banner ad Startup UIN

Gebyar FRESH 2018: Pentingnya Peneletian bagi Pemuda Islam

Yang nulis on di Mahasiswa | Okt 20, 2018 | 0 Komentar

Fatahillah Researchers for Sciences and Humanity (FRESH), Kelompok Studi Universitas UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kembali menggelar Gebyar FRESH pada Jumat, 19 Oktober 2018 di Aula Madya lantai 2 yang  bertemakan “How To Be A Great Young Researchers”.

Gebyar FRESH 2018 ini berbeda dari tahun sebelumnya. Pada tahun ini terdapat serangkaian acara National Essay Competition yang diikuti oleh 13 Universitas di Indonesia dan 10 peserta terbaik mempersentasikan karyanya pada acara Gebyar FRESH 2018.

Grand Opening Gebyar FRESH 2018, dihadiri tiga narasumber talkshow di antaranya; Dindin Ridwanuddin, Peneliti Kementrian Pendidikan dan Budaya Republik Indonesia (KEMENDIKBUD RI) dan Peneliti Kementrian Agama Republik Indonesia (KEMENAG RI); M. Syafi’I El-Bantani, Direktur Dompet Dhuafa Pendidikan, Founder Ekselensia, Founder Tahfidz School, dan Founder Yayasan Sahabat Remaja; M. Nikmatullah, S. Pd., Pimpinan Masyarakat Ilmuan dan Teknologi Indonesia Kluster Mahasiswa (MITI KM) Wilayah Jawa Barat, Banten, Jakarta (JABAJA).

Materi yang disampaikan oleh Bapak Dindin Ridwanuddin lebih  banyak menceritakan tentang pengalamannya menjadi seorang peneliti. Sehingga beliau memberikan kunci sukses menjadi peneliti adalah dengan memaksakan diri. “Ambil tiap tantangan, konsisten selama 10 tahun menggeluti satu bidang, maka itu akan menjadi jati diri anda,” tuturnya.

Selain itu, Bapak Didin menuturkan bagaimana Allah meminta kita untuk mengkaji sehingga di dalam Alquran disebutkan tentang mengkaji sebanyak 100 kali. Perintah kepada manusia untuk berpikir agar  mereka semakin mendekatkan diri kepada Allah.

“Manfaatkan seluruh indra dan kemampuan meneliti untuk mempertimbangkan kebenaran berita yang ada. Pikirkan baik-baik lebih banyak manfaat atau tidak jika kita menyebar berita tersebut. Semakin kita mengkaji sesuatu, seharusnya semakin mendekatkan kita dengan Allah.”- Didin Ridwanuddin

Selanjutnya penyampaian materi oleh Bapak M. Syafi,i El-Bantani. Beliau menuturkan tentang pentingnya meneliti dan memiliki karya bagi pemuda Indonesia. Baginya, kekuatan dari bangsa adalah pemudanya. Oleh karena itu, pemuda harus memiliki karya.

“Bicara tentang mengabdi, itu tidak mudah. Godaan-godaan berkarya adalah takut tidak diapresiasi atau tidak dihargai. Apabila Allah menghendaki kebaikan pada seorang hamba, maka Allah akan menggunakan hamba-Nya.”- M. Syafi’I El-Bantani.

 

Maulana Sidik Sinaga, ketua pelaksana Gebyar FRESH 2018 mengungkapkan, acara Gebyar FRESH 2018 berjalan dengan lancar. Ia berharap kepada seluruh peserta yang hadir, khususnya Mahasiswa agar dapat merealisasikan materi-materi yang didapakan di bangku perkuliahan ke masyarakat luas dengan salah satu caranya dengan penelitian. Karena, bagi Mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam ini, penelitian adalah tugas suci mahasiswa.

“Kita menggali teori-teori yang didapatkan dari mata kuliah kemudian menerapkannya pada kehidupan sehari-hari agar kelak bukan hanya diri kita semakin berkualitas. Lebih dari itu, lingkungan kita, masyarakat di sekitar kita bisa merasakan kenikmatan hakikat dan pendidikan pula,” ucap Maulana.

Begitu pun Pardiana, Presiden FRESH berharap, setelah acara Gebyar berlangsung, khususnya untuk Mahasiswa UIN Jakarta dapat menumbuhkan ketertarikan, kesadaran, dan kecintaan terhadap dunia riset dan dapat lebih mengenal dunia profesi peneliti. Mahasiswa dapat mengenal dunia tersebut melalui FRESH sebagai KSU UIN Jakarta. “Harapannya mahasiswa dapat lebih mengenal FRESH UIN Jakarta sebagai Kelompok Studi Universitas yang ada di UIN Jakarta yang berfokus pada riset dan penalaran ilmiah,” ungkap Pardiana.

Di akhir acara, diumumkan juara National Essay Competition dan penyerahan penghargaan kepada para pemenang.

 

 

About the Author

Tentang sarahmotiva:
(97's girl) Aktivis Dakwah Kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Part of Solidaritas Peduli Jilbab. Volunteer Sekolah Pohon Inspirasi Bogor. Chemistry Education'15. Pecinta Hujan pengagum masa depan #motivawriter #drawriter [Tarbiyah Madah Hayah-Allahu Ghoyatunaa!]

rss feed Facebook Twitter
.

Subscribe

If you enjoyed this article, subscribe now to receive more just like it.

Subscribe via RSS Feed Connect on Google Plus
Top