banner ad Startup UIN

Kritik Tim Sepak Bola UIN Jakarta Soal Penyelenggaraan Universiade UI 2018

Universiade UI adalah kompetisi olahraga antar universitas yang diselenggarakan oleh Departemen Olahraga Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI). Universiade mengajak berbagai Universitas di Indonesia sebagai ajang silaturahmi untuk menyatukan semangat olahraga demi mengasah kemampuan di bidang olahraga.

Universiade UI pertama kali diselenggarakan pada tahun 2015 yang diikuti oleh 32 Universitas yang tersebar diseluruh Indonesia. Cabang yang diperlombakan dalam Universiade UI pada saat itu adalah Futsal Putri, Sepak Bola Putra, Basket Putra dan Basket Putri.

Tahun ini, Universiade UI melangsungkan penyelenggaraannya yang keempat. Cabang dan nomor yang diperlombalan saat ini ialah Voli Putra, Voli Putri, Futsal Putra, Futsal Putri, Basket Putra, Basket Putri dan Sepak Bola. Alhamdulillah, Tim Sepak Bola UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menjadi salah satu peserta Universiade UI tahun ini.

 

Kritik Tim Sepakbola UIN Jakarta Soal Penyelenggaraan Universiade UI 2018

 

Tim Sepak Bola UIN Jakarta mengawali perjalanannya di Grup D. Dalam kompetisi yang dijadwalkan bergulir tanggal 26 September hingga 5 Oktober ini, Tim Sepak Bola UIN Jakarta berhadapan dengan Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN), Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Universitas Pancasila (UP) dan Universitas Islam Nusantara (UNINUS).

Tim Sepak Bola UIN Jakarta, berhasil memenangkan 3 pertandingan, dan hanya kalah 1 kali ketika melawan UNESA dengan skor 1 – 0. UIN Jakarta menang melawan UNINUS 1 – 0, kemudian menang 8 – 0 melawan ISTN, dan mengalahkan UP dengan skor 3 – 1.

Namun, Tim Sepak Bola UIN Jakarta gagal melaju ke semifinal, dengan status yang menuai kritik dari teman-teman tim. “Tim Sepak Bola UIN Jakarta gagal melaju ke semifinal karena panitia yang tidak jelas,” ujar akun Instagram resmi Tim Sepak Bola UIN Jakarta.

Mereka menceritakan bahwa ketidakjelasan ini berawal saat ada insiden antara UNESA dengan UNINUS, 30 September 2018. Ketika itu, UNESA sedang melawan UNINUS. Saat UNINUS sedang unggul 2 – 0, ada suatu insiden yang menyebabkan pertandingan yang belum seharusnya selesai itu diberhentikan dengan status pertandingan yang belum jelas.

Tim Sepak Bola UIN Jakarta mengatakan bahwa keesokan harinya (1 Oktober 2018), mereka mendapat kabar bahwa UNESA didiskualifikasi. UNESA pada saat itu baru memainkan 2 dari 4 pertandingan yang seharusnya mereka lakoni.

“Hal ini membuat kami berpikir. Dengan merujuk Statuta FIFA Pasal 27 – 30 tentang Diskualifikasi Tim, disebutkan bahwa tim yang didiskualifikasi semua poinnya dihilangkan dan dianggap tidak ada,” ujar Tim Sepak Bola UIN Jakarta.

Setelah itu, panitia Universidae UI menelepon manajer Tim Sepak Bola UIN Jakarta dan menyebutkan bahwa UNINUS yang berhak melaju ke semifinal. Hal itu mengagetkan mereka yang kemudian mengajukan protes kepada panitia.

“Namun panitia berdalih bahwa ini keputusan mereka. Dan jika kami tidak bisa menerimanya, kami dipersilakan keluar dari kompetisi,” ujar Tim Sepak Bola UIN Jakarta.

Kemudian, Tim Sepak Bola UIN Jakarta bertanya kembali kepada panitia, “Peserta yang sudah melawan UNESA baru UIN dan UNINUS, jika tidak dihapuskan, bagimana dengan ISTN dan UP? Kan jumlah mainnya jadi tidak seimbang? Apakah pertandingan antara UNESA melawan UP dan UNESA melawan ISTN dianggap WO? Hingga secara otomatis UP dan ISTN mendapatkan skor kemenangan 3-0?” Panitia menjawab, “Iya.”

Atas kebijakan tersebut, Tim Sepak Bola UIN Jakarta mengutarakan kekecewaannya terhadap penyelenggaraan cabang Sepak Bola dalam Universiade UI tahun ini. Walau dengan kekecewaan, teman-teman tetap melanjutkan keikutsertaannya dalam kompetisi sampai jadwal pertandingan selesai.

“Secara manusiawi kami memaklumi adanya kekurangan dalam sebuah penyelenggaraan kegiatan. Tapi kita tidak bisa menerima begitu saja keputusan panitia, yang mana keputusan tersebut diambil entah dari mana dan berdasarkan apa. Semoga lebih baik lagi tahun depan!” tegas Tim Sepak Bola UIN Jakarta.

Tags: ,

About the Author

Tentang azfiz:
バグジャー ⭐ ヌグラーハー || Selalu CERIA dan Penuh SEMANGAT! • Sobat Pena Al Qolam • Voluteer No Tobacco Community • Pembaharu Muda Gerakan Muda FCTC

rss feed Facebook Twitter
.

Subscribe

If you enjoyed this article, subscribe now to receive more just like it.

Subscribe via RSS Feed Connect on Google Plus
Top