banner ad Startup UIN

POSTAR UIN Jakarta Suguhi Ansambel Musik Mengenang Ismail Marzuki

Hai, UINers! Malam Sabtu menjadi lebih meriah dengan suguhan pertunjukan ansambel musik bertajuk “Maing: Tribute to Ismail Marzuki” oleh Pojok Seni Tarbiyah (POSTAR). Asyik, lho!

Jumat, 2 November 2018, bertempat di Hall Student Center UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, POSTAR mempersembahkan sebuah pertunjukkan musik dengan mengangkat dan menghidupkan kembali semangat perjuangan Ismail Marzuki yang disuarakan melalui seni.

 

Ismail Marzuki 1

 

Siapa yang tidak kenal dengan komponis besar Indonesia ini? Ismail Marzuki telah menciptakan lebih dari 200 lagu semasa hidupnya dan dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada  10 November 2004 oleh Presiden Republik Indonesia.

Pada acara ini, hadir putri tunggal Ismail Marzuki, Rachmi Aziah yang berkesempatan menyampaikan sepatah dua patah kata kepada penonton.

Bagi Ibu Rachmi, semua lagu Ismail Marzuki sangat berkesan. Namun, yang paling berkesan adalah Rayuan Pulau Kelapa. “Harapan Ibu untuk generasi Indonesia, khususnya adik-adik mahasiswa UIN, terima kasih atas semangatnya. Belajar terus sampai berhasil,” pesan Ibu Rachmi.

Selain itu, hadir pula dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia yang mengaku terpanggil untuk datang karena ingin bernostalgia di waktu remaja. “Acaranya bagus banget. Saya merasa terpanggil untuk datang. Lagu Ismail Marzuki kan waktu saya remaja hits banget,” kata Bu Mahmudah.

 

Ismail Marzuki 2

 

Buatku, penampilan yang paling kece itu saat lagu “O Sarinah” dan “Selendang Sutra. Wah, memanjakan mata banget! Siapa sih, orang  yang berhasil mengaransemen kedua lagi itu sampai bisa spektakuler?

Sebut saja dia Kak Ridho. Pemilik nama lengkap Muhammad Naufal Ridho ini adalah arranger lagu yang berkisah tentang masyarakat Indonesia di era penjajahan dan kisah romantika berlatar era perjuangan.

“Jujur, ini pertama kali ngaransemen. Masih dibantu beberapa pihak. Mulai dari ide gagasan memang dari kota, tapi tetap konsultasi sama yang lain,” tutur Kak Ridho.

Acara meriah ini tentu saja dipersiapkan sangat matang oleh teman-teman POSTAR. Kak Ennike Setianingrum, Pimpinan Produksi pertunjukan ansambel musik ini mengakui bahwa persiapan dilakukan selama enam bulan.

Baginya, konser POSTAR tahun ini merupakan konser yang sangat berbeda dari konser-konser sebelumnya. Karena, mengangkat karya Ismail Marzuki dari tahun 50-an dan memakai kostum ‘jadul’.

Lalu, apa sih tujuan konser ansambel musik karya Ismail Marzuki ini?

“Tujuan yang paling penting adalah mengedukasi teman-teman. Selama ini banyak sekali yang belum kenal siapa Ismail Marzuki, dan hanya tahu karya beliau yang itu-itu aja. Sehingga, kami berharap teman-teman termotivasi untuk mencari tau sejarah pahlawan komponis Indonesia,” kata Kak Nike.

 

Ismail Marzuki 3

 

Terakhir, Kak Nike berharap agar POSTAR selalu memberikan suguhan yang jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. “Semoga teman-teman POSTAR memiliki ide pariatif dan penuh makna untuk penonton,” tutup Kak Nike.

Terima kasih, POSTAR telah mengundang kami di konser tahunan yang kece ini! Semoga tahun depan ada lagi, ya! Hehehe. Sukses selalu untuk semua karya POSTAR! Semoga selalu menghibur dan mengedukasi mahasiswa!

Tags: , ,

About the Author

Tentang sarahmotiva:
(97's girl) Aktivis Dakwah Kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Part of Solidaritas Peduli Jilbab. Volunteer Sekolah Pohon Inspirasi Bogor. Chemistry Education'15. Pecinta Hujan pengagum masa depan #motivawriter #drawriter [Tarbiyah Madah Hayah-Allahu Ghoyatunaa!]

rss feed Facebook Twitter
.

Subscribe

If you enjoyed this article, subscribe now to receive more just like it.

Subscribe via RSS Feed Connect on Google Plus
Top