banner ad Startup UIN

Gimana Sih Serunya Jadi Duta Baca Perpustakaan? Ini Cerita Andini dari UIN Sumatera Utara!

Assalamualaikum, UINers! Apa kamu suka main ke perpustakaan? Kali ini, kita akan nyeritain pengalaman Andini Aprilia Wibowo yang menjadi Duta Baca Perpustakaan UIN Sumatera Utara, lho. Keren ya doi.

 

Duta Baca Perpustakaan UIN Sumatera Utara 01

 

Ceritanya, masa kecil keluarga mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris ini sering berlangganan majalah Bobo. Mungkin karena sudah dibiasakan membaca sejak kecil, Andini jadi hobi banget dengan membaca. Di rumah, hanya Andini yang gemar membaca! Keren ya, kirain teh suka baca itu sifat turunan yang diwarisi keluarga hehe.

Ketika berulang tahun, buku selalu menjadi hadiah yang diidam-idamkan Andini. Jenis buku yang dibacanya juga sangat beragam. Menurutnya, “Pasti semua buku ada ilmunya”. Yang menjadi kesukaannya adalah buku-buku sains, dan juga komik Conan. Yaiya dong, siapa yang gak suka sama komik Conan, penuh dengan teka-teki yang selalu buat penasaran.

Mahasiswa semester tujuh ini juga mengoleksi buku yang banyak loh! Dan ternyata, Andini anti banget sama yang namanya melipat buku. Misal tidak ada pembatas buku, biasanya Andini menggunakan tiket kereta api, kertas bungkus sedotan, dan kertas-kertas lainnya, yang penting no lipat-lipat. Nah UINers! kalau kita mau pinjam apapun, terutama buku, dijaga ya dan dirawat baik-baik, dikembalikan juga setelah baca! Bayangin kalau kita yang jadi pemilik, nyesek banget gak si kalau sampai rusak, apalagi hilang… terus gak tanggung jawab. Jangan ya UINers.

 

Duta Baca Perpustakaan UIN Sumatera Utara 03

 

Motivasi Andini mengikuti Duta Baca Perpustakaan UIN Sumatera Utara ini berawal dari rasa terima kasihnya kepada pihak perpustakaan. Tahun lalu, Andini mengikuti lomba MTQ cabang makalah ilmiah dan 80% referensinya berasal dari perpustakaan. Melalui perenungan yang mendalam dan keinginan yang kuat untuk memajukan Perpustakaan UIN Sumatera Utara, akhirnya Andini menempuh perjuangannya melalui Duta Baca Perpustakaan ini.

Kenapa harus menjadi Duta Baca Perpustakaan? Menurut Andini, “Perubahan lebih memungkinkan untuk dilakukan bagi mereka yang memiliki jabatan dan diamanahkan secara formal.” Jadi, segala aspirasi kecenya Andini bisa langsung didengar dan memiliki peluang lebih besar untuk diwujudkan.

Oh iya, seleksi ini berat banget loh! Saingannya banyak banget dan ketat! Awalnya Andini melewati seleksi pemberkasan, seperti form CV dan pas foto. Setelah itu, tersaringlah menjadi 20 peserta untuk seleksi lanjutan. Hari pertama, yaitu wawancara perorangan (mengenai wawasan tentang literasi, motivasi, passion, skill dan sebagainya). Hari kedua, yaitu pemaparan wawasan (mengenai perpustakaan UIN Sumatera Utara, penampilan di depan umum dan juga bakat.

 

Duta Baca Perpustakaan UIN Sumatera Utara 02

 

Hari terakhir, yaitu panggung acara. Memiliki waktu masing-masing 2 menit, 20 calon duta mengenalkan diri dan menjelaskan motivasinya. Setelah itu, terseleksi 10 besar dan mereka menampilkan bakatnya. 6 besar terpilih, tahapan selanjutnya adalah sesi tanya-jawab antara peserta dengan dewan juri, mengenai wawasan kepustakaan, literasi, skill, dan kemampuan berpikir kritis. Dari 6 besar calon duta, terpilihlah 4 orang menjadi duta baca. Andini adalah Juara ke-3.

Selamat untuk Andini! Semoga seluruh ide cemerlangnya terwujud yaaa! Ditunggu program-program kecenyaaa!

 

Pssst! Punya teman yang menginspirasi? Share ceritanya ke kita yuk!

Tags: , ,

About the Author

Tentang Adisti Sesaria:


rss feed Facebook Twitter
.

Subscribe

If you enjoyed this article, subscribe now to receive more just like it.

Subscribe via RSS Feed Connect on Google Plus
Top