banner ad Startup UIN

Pengenalan Lapangan Persekolahan di SMAN 11 Kota Tangerang Selatan

Yang nulis on di Artikel | Jan 13, 2019 | 0 Komentar

Selamat awal tahun, gaes! Hehehe. Kayaknya selama masih Januari masih dikatakan awal tahun kan? Buat aku, awal tahun menjadi sesuatu yang sangat dinanti karena akan menghadapi Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP).

Apa sih, PLP itu?

PLP menjadi program pertama yang dilaksanakan di semester tujuh angkatan 2015 untuk Mahasiswa Pendidikan khususnya di UIN Jakarta, gaes. Nah, program PLP ini sebenanrnya adalah  pergantian dari Praktek Profesi Keguruan Terpadu (PPKT) . Bedanya PLP ini dilakukan dalam jangka waktu yang lebih singkat, yaitu dua bulan sedangkan PPKT sebelumnya dilaksanakan selama empat bulan.

PLP hanya dilaksanakan dua bulan karena angkatan 2015 sebelumnya sudah melakukan Kelompok Kerja Nyata (KKN). Tahun-tahun sebelumnya, mahasiswa pendidikan hanya melakukan PPKT saja tanpa adanya pengabdian di masyarakat.

Selain jangka waktu yang berbeda, PLP dan PPKT punya konsep yang beda pula. Kalau PLP lebih sederhana, yaitu mencakup observasi sekolah mengenai visi dan misi, peratauran yang diterapkan, dan segala suasana yang tercipta dalam dunia sekolah dari interaksi guru dan murid, murid dengan sesama murid, dan sebagainya. Kalau PPKT, selain observasi ada piket dan ngajarnya setiap hari.

Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun; 5S  yang menjadi salah satu pengamatan kita selama observasi. Kemudian kita menjadi asisten guru mata pelajaran sesuai konsestrasi.

Nah, saat PPKT kita dituntut untuk ngajar setiap hari di kelas, bikin Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Tapi, pada PLP ini kita bersama dengan guru membuat RPP, melihat cara guru mengajar untuk dievaluasi sebagai bahan pembelajaran, mengamati metode apa yang dipakai guru saat materi tertentu, dan bagaimana kondisi peserta didik saat proses pembelajaran agar efektif.

Baru setelah  belajar dari proses belajar mengajar guru, kita diberikan waktu untuk praktek membuat RPP sendiri dan mengajar di dalam kelas yang diawasi oleh guru pamong atau guru mata pelajaran. Beberapa kali kita mengajar ada waktunya  kita akan ujian mengajar diawasi oleh dosen pembimbing dan guru pamong.

Alhamdulillah pada kesempatan  ini aku ditempatkan PLP di SMAN 11 Kota Tangerang Selatan. Letak sekolah yang ditempuh kurang lebih 30-45 menit dari kampus UIN Jakarta. Aku harus melewati stasiun Sudimara dan pasar Jombang. Untungnya ada salah satu anggota kelompok yang punya motor kos di dekat kampus. Jadi, aku bisa nebeng hehehe. Soalnya lumayan menghabiskan waktu kalau naik angkot macet di pasar dan ongkos yang lumayan kalau gak ada promo ojek online hehehe

Aku dikelompokkan dengan 12 mahasiswi  cantik semua donk! hehehe terdiri dari lima jurusan yang berbeda-beda.

Pada Jumat, 11 Januari kami melakukan pembukaan PLP. Dihadiri oleh Bapak Kepala Sekolah SMAN 11 Tangerang Selatan, Bapak Drs. Rodani, M.Pd beserta para guru dan perwakilan Dosen Pembimbing kami.

Sebelum pembukaan kami beberapa kali ke sekolah untuk meminta izin dan membicarakan prosedur PLP dengan pihak sekolah. Aku sangat senang melihat aktivitas di sekolah. Buat anak Madrasah kayak aku, melihat suasana berbeda di Sekolah Negeri jadi daya tarik tersendiri aja, gitu wkwkwkwk.

Aku jadi makin penasaran buat merasakan kehidupan sekolah lagi. Belajar bersama walau saat ini posisiku sebagai pembelajar menjadi guru, melihat kegiatan ekstrakurikuler mereka yang tentunya jauh lebih asyik, terutama Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) dan Rohani Islam (ROHIS) yang bikin penasaran banget hehehe.

Kesan pertama saat bertemu Kepala Sekolah baik banget dan sangat merangkul. Jadi wajar saja ketika guru-guru menyambut kita dengan baik. Mereka sangat terbuka pada kita yang sangat ingin belajar di tempat pengabdian mereka. Alhamdulillah, aku ditempatkan di sekolah yang baik dari segi lingkungan bergaul, suasana sekolah, dan kantin yang baik hehehehe.

Btw, kantinnya juga enak! Di sana ada makanan kayak rumah makan yang higienis. Kalau gak sempet sarapan di kosan gak usah khawatir. Selain itu, ada mie ayam, bakso, dan siomay yang bukan sekedar jajanan kantin biasa. Tapi, kayak makanan rumahan gitu lho. Kalau kata temen kelompok mah, “Jualannya niat” hehehe.

Bismillah, mulai Senin aku udah melakukan observasi ke sekolah. Ikut upcara bendera lagi donk! hehehe setelah sekian lama gak upacara. Eh, terakhir upacara pas Agustusan itu pun karena di tempat KKN.

Doain kita ya, semoga PLP-nya lancar dan dimudahkan oleh Allah sampai laporan akhir. Terima kasih! 🙂

 

Tags: , ,

About the Author

Tentang sarahmotiva:
(97's girl) Aktivis Dakwah Kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Part of Solidaritas Peduli Jilbab. Volunteer Sekolah Pohon Inspirasi Bogor. Chemistry Education'15. Pecinta Hujan pengagum masa depan #motivawriter #drawriter [Tarbiyah Madah Hayah-Allahu Ghoyatunaa!]

rss feed Facebook Twitter
.

Subscribe

If you enjoyed this article, subscribe now to receive more just like it.

Subscribe via RSS Feed Connect on Google Plus
Top