banner ad Startup UIN

Annyeong haseyo: Perjalanan Delegasi UIN Jakarta Menjadi 1st Runner up di APYW 2019, Korea Selatan

Yang nulis on di Mahasiswa | Mar 16, 2019 | 0 Komentar

Hai UINers kali ini Acep akan share pengalaman selama di Korea ketika menjadi Delegasi dari UIN Jakarta.

Asia Pasific Youth Week 2019 merupakan sebuah acara tahunan yang bertujuan untuk mempromosikan keberagaman, perdamaian dan membangun generasi muda untuk berjejaring secara global serta meningkatkan kompetensi pemuda dan melatih jiwa kepemimpinan. Program ini mengusung tema “Leading the Generation Unlimited to Preparing 2030”. Kegiatan ini diselenggarakan oleh YOUTH NOW sebagai UN Habitat Official Partner dan Studec International.

Program APYW 2019 berlangsung selama lima hari pada tanggal 27 Februari – 3 Maret 2019 di Seoul, Korea Selatan. Kegiatan ini diikuti sekitar 130 peserta dari 25 negara melalui seleksi pemberkasan dan esai. Negara-negara yang mengikuti kegiatan APYW ini diantaranya Indonesia, Liberia, India, United Arab Emirates, Vietnam, Bangladesh, China, Tanzania, Singapore, Nepal, Nigeria, Pakistan, Malaysia, Romania, Philippines, Japan, Ghana, Argentina, Myanmar, Mongolia, Cambodia, Taiwan, United Kingdom, Poland dan Eritrea.

Kegiatan Asia Pasific Youth Week 2019 meliputi rangkaian kegiatan Youth Orentation, World Urban Meeting dan CSR forum dan International Youth Day, yang mendukung program Tujuan PBB yaitu Sustainable Development Goals (SDGs) 2030.

Pertama, Kegiatan World Urban Meeting berlangsung di Youth Valley, Seoul pada hari Kamis, (28/2). Peserta duduk berkelompok, berdiskusi isu SDGs setiap negara dan mempresentasikan projek yang menjadi solusi dihadapan 40 lembaga CSR Korea. Projek tersebut dilombakan setiap kelompok dan akan diumumkan saat malam penghargaan. Kelompok saya membahas terkait isu SDGs No. 12 terkait Responsibility and Consumption Production dengan judul projek Rode Made by Wasted Plastic.

Selanjutnya, Konferensi diakhiri dengan kegiatan International Youth Day yang bertempat di Korea National Assembly, Seoul pada keesokan harinya Jum’at (1/3). Konferensi dihadiri oleh Direktur UN Habitat Korea, Direktur YOUTHNOW sebagai Official UN Habitat Korea dan juga dari Studec Internasional. Kegiatan konferensi berlangsung secara khidmat membahas terkait isu setiap negara dan menyampaikan dihadapan forum. Pembahasan SDGs terkait isu perdamaian dunia menjadi bahan diskusi kelompok.

Selain kegiatan konferensi, adapula kegiatan Korean Culture Exchange dengan membuat makanan khas Korea seperti Kimbab serta mengenakan baju Hanbok yang menjadi pakaian tradisional Korea. Selain itu, peserta diajak untuk kegiatan wisata Seoul City Tour seperti MBC World, Namsan Tower serta Gyeongbokgung Palace juga diakhiri dengan K-POP Peace Concert, Cultural Night dan malam penghargaan.

Kegiatan Asia Pacific Youth Week 2019 diakhir dengan kegiatan Gala dinner, Cultural Night dan Awarding di Hotel JK, Blossom. Semua peserta mengenakan baju tradisional setiap negara. 33 peserta Indonesia menampilkan paduan suara lagu Tanah Airku dan tarian Maumere. Semuanya ikut berpartisipasi dan merasa gembira. Adapun negara lain seperti India, China, Guena menampilkan ciri khas nya masing-masing.

Acara semakin meriah sekaligus menegangkan saat malam penghargaan dimulai. Beberapa penghargaan yang diapresiasi meliputi Best Delegate, Best Speaker, The Best Project, 1st Runner up dan 2nd Runner up. Salah satu penghargaan didapatkan oleh kelompok saya yaitu kelompok 17 dengan meraih 1st Runner up The Best Project. Rasa syukur dengan segala perjuangan dan rasa lelah terbayar dengan berjuta pengalaman yang didapatkan selama di Korea. Apalagi kembali ke negara tercinta dengan membawa Medali. Alhamdulillah. Perjalanan kembali ke Indonesia pun pada hari Senin (4/3) dan sampai di Bandara International Soekarno Hatta.

Nah, itu dia pengalaman perjalananku selama di Korea. Semoga bisa bermanfaat ya dan UINers bisa go abroad juga aamiin  🙂

Kalau mau lebih kepo:

Bisa di follow di Instagram: @aceplukman96

Website : mysite16.wordpress.com

 

About the Author

Tentang Acep Lukman Nul Hakim:
Acep Lukman Nul Hakim merupakan mahasiswa Pendidikan Biologi asli Garut yang memiliki kompetensi dalam bidang pendidikan dan pengajaran. Selain itu, ia memiliki keterampilan dalam bidang Writer, Editor, Researcher, Administrasi dan Public Speaking. Ia gemar berbahasa inggris, travelling dan volunteering. Ora et Labora (Work+Pray=Success)!

rss feed Facebook Twitter
.

Subscribe

If you enjoyed this article, subscribe now to receive more just like it.

Subscribe via RSS Feed Connect on Google Plus
Top