banner ad Startup UIN

Inilah Cerita Seru Berpramuka ala Muhammad Al-Kindy

Yang nulis on di Mahasiswa, Pojok UKM & Organisasi | Apr 3, 2019 | 0 Komentar

Hai, UINers!
Apa yang ada dibenak kalian, ketika mendengar kata “pramuka”? Tentang yel-yel, sandi, ataupersami? Yup! Pasti istilah-istilah yang ada dalam pramuka tersebut tidak asing ya ditelinga kita, ya hihihi.

Kali ini, Kita punya cerita seru tentang pramuka dari Muhammad Al-Kindy, Mahasiswa Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UIN Jakarta. Berhubung dia orang Bali, jadi kita panggil dengan sebutan “Bli”, ya.

Kecintaannya Bli pada pramuka sudah seperti mendarah daging. Kecintaan itu turun-temurun diwariskan dari Kakek, ayah, dan kakaknya sehingga sampai pada dirinya.

Menurut Bli, pramuka mengajarkan bagaimana cara kita untuk bertahan dalam kehidupan. Kita akan dituntut untuk dapat berpikir lebih kreatif dalam menghadapi masalah yang terjadi.

Seperti yang disampaikan Bli, dalam pramuka ada tribina yang wajib dilaksanakan, lho. Pertama, bina diri; kedua, bina satuan; dan ketiga bina masyarakat.

Jika kita padukan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, hal tersebut sangat memudahkan mahasiswa untuk merealisasikan pengabdian kepada masyarakat sebagai kewajibannya.

Aktif dan solutif menjadi sikap berharga yang bisa kita dapatkan dalam pramuka. Sehingga meningkatkan diri agar semakin berkualitas, dan menjadi pribadi yang siap terjun dalam dunia kerja.

Tidak hanya itu UINers. Bli juga memiliki pengalaman yang luar biasa, lho. Bli pernah mengikuti dua kegiatan kepramukaan Nasional tingkat Perguruan Tinggi. Pertama, Raimuna Nasional 2017 dan menjadi panitia bidang PROTOKOL di Jakarta.

Kedua, Perkemahan Wirakarya Nasional 2018 di Riau. Acara ini adalah Pertemuan Akbar Pramuka PTKIN se-Indonesia yang diselenggarakan dua tahun sekali.

Di sana Bli dan 19 delegasi UIN Jakarta mendapat banyak pembelajaran tentang study wisata, study sejarah, dan kegiatan bakti sosial ke desa desa, serta festival kebudayaan nusantara.

Sedikit cerita tentang pengalaman Bli di Riau, yaitu ketika kegiatan kerja bakti di Desa Limau Manis. Setiap subuhnya, ia mandi di Sungai Kampar, sungai terbesar di Riau. Kemudian Giat Festival Budaya, ketika Bli dan teman-temannya berhasil membuat para hadirin tertawa riang melihat penampilan budaya betawi kita, lenong palang pintu.

FYI nih UINers, UIN Jakarta pernah menjadi tuan rumah tahun 2004 silam dan rencananya di tahun 2022 UIN Jakarta akan mengajukan kembali sebagai tuan rumah. Semoga terkabul yaa! Aamiin.

Satu kata untuk pramuka?

“MENGUDARA,” tutup Bli.

Tags: ,

About the Author

Tentang sarahmotiva:
(97's girl) Aktivis Dakwah Kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Part of Solidaritas Peduli Jilbab. Volunteer Sekolah Pohon Inspirasi Bogor. Chemistry Education'15. Pecinta Hujan pengagum masa depan #motivawriter #drawriter [Tarbiyah Madah Hayah-Allahu Ghoyatunaa!]

rss feed Facebook Twitter
.

Subscribe

If you enjoyed this article, subscribe now to receive more just like it.

Subscribe via RSS Feed Connect on Google Plus
Top