banner ad Startup UIN

UIN Jakarta

BIAYA KULIAH S1 Mahasiswa Baru UIN Jakarta 2013-2014

Yang nulis on di UIN Jakarta | Jul 22, 2013 | 9 Comments

BIAYA KULIAH PROGRAM STRATA I (S1) UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA TAHUN AKADEMIK 2013/2014   No ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN SEMESTER 1 SEMESTER 2 S.D SEMESTER 8 1 Pendidikan Agama Islam 1,890,000 1,240,000 2 Pendidikan Bahasa Arab 1,990,000 1,340,000 3 Pendidikan Bahasa Inggris 1,990,000 1,340,000 4 Pendidikan Biologi 2,290,000 1,640,000 5 Pendidikan Kimia 2,290,000 1,640,000 6 […]

Baca Selengkapnya

UINity Sahur on The Road

Yang nulis on di UIN Jakarta | Jul 11, 2013 |
UINity Sahur on The Road

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat memasuki bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah sobat-sobat UINers semua nah di bulan penuh berkah ini kami dari UINcommunity mengajak sobat-sobat semua untuk turut dalam kegiatan #UINitySOTR apa aja sih yang ada di #UINitySOTR keliling kota Jakarta sambil bagiin nasi bungkus untuk orang-orang jalanan yang membutuhkan saling temu sapa sesama followers […]

Baca Selengkapnya

DAFTAR BIAYA SPP S1 UIN JKT Semester Ganjil 2013-2014

Yang nulis on di UIN Jakarta | Jul 4, 2013 | 0 Komentar
DAFTAR BIAYA SPP S1 UIN JKT Semester Ganjil 2013-2014

DAFTAR BIAYA PENDIDIKAN MAHASISWA PROGRAM REGULER SEMESTER GANJIL TAHUN AKADEMIK 2013 / 2014 UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA  

Baca Selengkapnya

Info SPP UIN JKT Semester Ganjil S1 2013/2014

Yang nulis on di UIN Jakarta | Jul 4, 2013 | 0 Komentar
Info SPP UIN JKT Semester Ganjil S1 2013/2014

PENGUMUMAN No : Un.01 /R / HM.00.6/ / 2013 PEMBAYARAN BIAYA PENDIDIKAN SEMESTER GANJIL PROGRAM REGULER DAN NON REGULER UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA TAHUN AKADEMIK 2013/2014   Berdasarkan kalender akademik Tahun Akademik 2013/2014, mahasiswa/i UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sudah dapat melakukan pembayaran Biaya Pendidikan Semester Ganjil Tahun Akademik 2013/2014 secara online melalui Bank Mandiri, Bank […]

Baca Selengkapnya

Prosedur Daftar Ulang Mahasiswa Baru S1 UIN Jakarta 2013-2014

Yang nulis on di UIN Jakarta | Jul 2, 2013 | 0 Komentar

Lunasi biaya perkuliahan dan biaya lainnya melalui Bank Mandiri/BNI’46/BRI dengan menunjukkan Kartu Peserta Seleksi Tahun 2013 sesuai dengan ketentuan biaya yang telah ditetapkan untuk masing-masing program studi yang telah lulus seleksi. Simpan baik-baik bukti pembayaran. Ambil surat pernyataan dan berkas lainnya di Bagian Akademik, dengan menunjukkan Kartu Peserta Seleksi yang asli. Isi surat pernyataan dengan […]

Baca Selengkapnya

The Power of Ikhlas

Yang nulis on di UIN Jakarta | Jun 23, 2013 | 0 Komentar

Normal
0

false
false
false

MicrosoftInternetExplorer4

st1:*{behavior:url(#ieooui) }

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin:0cm;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Times New Roman”;
mso-ansi-language:#0400;
mso-fareast-language:#0400;
mso-bidi-language:#0400;}

ALKISAH, di sebuah desa hiduplah seorang ulama yang sangat disegani,meski secara ekonomi hidupnya pas-pasan.

Dia berusaha mengajak penduduk di sekitarnya untuk menyembah Tuhan dengan meninggalkan tradisi dan kepercayaan lama yang suka menyembah gunung dan pohonpohon besar.Penduduk desa meyakini gunung dan pohonpohon besar memiliki kekuatan gaib yang bisa menyejahterakan maupun mencelakakan warga sekitar.

Suatu hari ulama tadi mendapat laporan bahwa tak jauh dari desanya terdapat pohon yang sering didatangi penduduk untuk meletakkan sesaji dan melakukan ritual, memohon keberkahan dari pohon yang diyakini memiliki kekuatan magis itu. Mendengar berita itu, sang ulama mengambil parang dan bergegas ke sana untuk memberikan khotbah dan kalau perlu menebang pohon itu. Di tengah jalan,rupanya setan yang menjelma menjadi pemuda gagah dan kekar telah menghadang.

Dia gembira kalau banyak warga desa yang jadi temannya.”Mau pergi ke mana,Ustaz?”tanya pemuda tadi. ”Aku akan mengingatkan penduduk desa agar meninggalkan kepercayaan sesat dan aku akan tebang pohon yang membuat orang menjadi musyrik,” jawab ulama.Pemuda itu pun menggertak, ”Aku pemilik dan penjaga pohon itu. Siapa pun yang hendak menebang, mesti melawan aku dulu.” Setelah ulama tadi mencoba berbicara baik-baik tidak mempan, akhirnya terjadilah perkelahian fisik, antara ustaz yang kecil dan kurus melawan pemuda yang kekar dan gagah. Pada akhir perkelahian, pemuda tadi kalah.

Maka ustaz mendatangi dan menasihati penduduk yang sedang menyembah pohon agar membubarkan diri dan mereka tidak mengulangi lagi perbuatan itu. Selang beberapa hari, rupanya masih saja terjadi ritual menyembah pohon.Lagilagi sang ustaz pergi untuk memberi khotbah. Di tengah jalan, setan yang menjelma menjadi pemuda kekar dan gagah mencegatnya, membujuk agar jangan menebang pohon sambil menyodorkan uang kompromi—katakanlah lima juta rupiah. Ustaz pun marah, merasa terhina, dan perkelahian tidak terhindarkan.Lagi-lagi pemuda yang tampaknya lebih kekar dan perkasa itu kalah melawan ustaz yang kecil dan kurus.

Penduduk pun kembali dinasihati dan diminta tidak mengulangi. ”Kalau masih mengulangi lagi, pohon akan saya tebang,” kata sang ulama tegas. Merasa sudah menang, ustaz tadi merasa lega karena telah berusaha berdakwah mengajarkan tauhid, mengajak warganya ke jalan yang benar, hanya menyembah Allah. Sungguh kaget, suatu hari ada berita bahwa penduduk lain berdatangan untuk melakukan ritual serupa, membuat sesaji, dan berdoa pada pohon yang dianggap angker dan magis itu dalam jumlah lebih besar.

Demikianlah,di tengah jalan ustaz sudah mengira pasti pemuda tadi kembali akan mencegatnya. Dalam hati berbisik,berapa banyak uang kompromi yang mau ditawarkan kali ini. ”Kalau saja tawarannya di atas dua puluh lima juta, lumayan jugalah untuk memperbaiki rumah,” pikir ustaz tadi. Maka sampailah ustaz tidak jauh dari pohon dan memang benar jumlah penduduk yang menyembah pohon masih banyak.

Maka dicabutlah parangnya untuk menebang pohon itu.Namun pemuda tadi menghadang sehingga terjadi perkelahian dengan disaksikan orang banyak. Keberuntungan kurang berpihak, ustadz tadi akhirnya kalah dan sungguh malu disaksikan orang banyak.Dia pulang dengan wajah merunduk. Sampai di rumah dia merenung,merasa kalah,dan dipermalukan. ”Mengapa dulu aku menang dengan mudahnya melawan pemuda itu,tetapi mengapa sekarang aku kalah?” keluhnya.

Dia lalu ambil air wudu, terus salat mohon ampun dan petunjuk kepada Tuhan. Dalam salat itu dia pun sadar dan terjawab mengapa dia kalah. ”Perkelahian pertama dan kedua aku menang karena aku ikhlas, semata karena Allah,sehingga pemuda yang gagah perkasa sanggup kukalahkan. Adapun yang terakhir, dalam hatiku sudah ternoda dan tergoda membayangkan uang kompromi atau sogokan dalam jumlah yang lebih besar, sehingga keikhlasanku tidak bulat, bahkan rusak, maka aku tidak lagi sakti, bahkan jadi tertawaan setan dan koncokonconya, meski aku seorang ulama.” Ulama tadi kehilangan the power of ikhlas.

Masih ada kisah lain yang juga menjelaskan kekuatan dan keajaiban ikhlas. Di suatu desa terdapat seorang ulama atau ustaz yang juga disegani oleh warganya. Karena didorong oleh cintanya kepada ustaz, ada seorang warga desa yang menghadap minta didoakan sambil membawa oleh-oleh singkong dari kebunnya sendiri. ”Ustaz, ini sekadar hadiah, tak seberapa nilainya. Sebagai rasa cinta dan syukur, saya membawa singkong dari hasil panen kebun sendiri.

Semoga Ustaz berkenan menerima hadiah ini,” ujarnya sopan kepada ulama tadi. Ulama tadi terharu dengan kepolosan warga desa tersebut, sehingga menggerakkan hatinya untuk membalas dengan memberi hadiah. ”Terima kasih kunjunganmu dan hadiah yang Engkau bawa. Semoga ke depan panenmu semakin banyak. Sebagai rasa terima kasih, terimalah hadiah dari saya, seekor kambing ini. Mudahmudahan ke depan akan beranak-pinak yang banyak dan sehat-sehat,” kata ulama dengan ramah.

Betapa gembiranya warga desa tadi dan sangat terkesan akan kebaikan hati sang ustaz, sekeranjang singkong ditukar dengan seekor kambing yang gemuk. Selang beberapa hari rupanya ada tetangga yang tahu kebaikan ustaz tadi. Maka pagi-pagi dia bertamu ke rumah ustaz dengan membawa hadiah seekor kambing. ”Semoga Ustaz akan membalasnya dengan memberi hadiah seekor sapi kepada saya,”bisiknya dalam hati.

Demikianlah,warga desa tadi datang bersilaturahmi dan menyampaikan maksud hati untuk memberi hadiah seekor kambing sebagai tanda hormat dan terima kasih padanya yang selama ini telah memberikan bimbingan agama pada masyarakat. ”Terima kasih atas kebaikan hatimu. Sekadar sebagai tanda terima kasih, ini saya hadiahkan sekeranjang singkong, pasti istri dan anak-anakmu akan senang,” jawab ustaz sambil tersenyum. Dengan hati kecewa dan muka agak masam tamu pulang sambil membawa sekeranjang singkong.

Dia menyesal, alih-alih mendapat hadiah sapi yang dia bayangkan, kambingnya malah ditukar dengan singkong. Dua kisah tadi kelihatannya sepele.Namun ada pelajaran yang amat berharga. Bahwa keikhlasan merupakan sumber kekuatan dan kebahagiaan hidup. Ikhlas adalah energi dan cahaya hati.

Tanpa keikhlasan, daya hidup akan melemah dan dunia menjadi pengap.Yang muncul serbakurang, caci maki, dan selalu haus akan pengakuan dan pujian. Ketika keduanya tidak diperoleh, hidup menjadi tidak nyaman dijalani.(*)

Tulisan ini pernah dimuat di Seputar Indonesia, 26 September 2008

Baca Selengkapnya

PENGAKTIFAN kembali Status MAHASISWA TIDAK AKTIF – UIN Jakarta

Yang nulis on di UIN Jakarta | Jun 22, 2013 | 0 Komentar
PENGAKTIFAN kembali Status MAHASISWA TIDAK AKTIF – UIN Jakarta

Apakah status kamu adalah Mahasiswa Tidak Aktif UIN Jakarta ? Buka AIS, Cek Status kamu , seperti gambar Udah liat gambarnya ? ok sekarang kenapa menjadi Mahasiswa Tidak aktif ? hayo kenapa hayo ? Status Menjadi Mahasiwa Tidak Aktif Karena : tidak Membayar Semester yang lalu, Kemungkinan2 lain Oke mimin Ambil Point yang pertama, Karena […]

Baca Selengkapnya

Hasil Seleksi SNMPTN 2013 UIN JAKARTA

Yang nulis on di UIN Jakarta | Jun 8, 2013 | 0 Komentar

DAFTAR NAMA-NAMA PESERTA PPA SNMPTN YANG LULUS DI UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA TAHUN 2013 NO No. Peserta Nama Siswa Peserta KODE LULUS PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (10) 1 1. 4130712249 Ali Amri Pasaribu 322266 PENDIDIKAN AGAMA ISLAM 2 2. 4130757422 Arif Abdullah 322266 PENDIDIKAN AGAMA ISLAM 3 3. 4130412743 Atikah Sarah 322266 PENDIDIKAN AGAMA ISLAM 4 […]

Baca Selengkapnya

Top