banner ad Startup UIN
Beasiswa Mizan 2013

Beasiswa Mizan 2013

Yang nulis on di Beasiswa External | Jun 25, 2013 | 0 Komentar

Dalam rangkaian ulang tahun Mizan ke-30 ini, Mizan kembali meluncurkan program Beasiswa Mizan. Program ini telah menjadi tradisi lama Mizan. Namun dalam beberapa tahun terakhir sempat vakum. Pada era 90-an, beasiswa Mizan menjadi daya tarik tersendiri para mahasiswa tingkat akhir. Mereka berlomba untuk mendapatkan beasiswa ini karena sedikitnya tiga alasan. Pertama, tugas akhir mereka berkesempatan […]

Baca Selengkapnya

Puluhan PNS UIN Suska Riau Diambil Sumpah

Puluhan PNS UIN Suska Riau Diambil Sumpah

Yang nulis on di UIN Pekanbaru | Jun 25, 2013 | 0 Komentar

Tepat pukul 14.00 WIB, acara pengambilan sumpah digelar. Sebanyak 40 orang PNS yang terdiri dari kalangan dosen, calon dosen, dan staf administrasi diambil sumpah siang itu.

Baca Selengkapnya

Raksasa penghuni air tawar

Raksasa penghuni air tawar

Yang nulis on di Umum | Jun 24, 2013 | 0 Komentar

Ke-eksotisan penghuni air tawar tidaklah kalah menarik dari para penghuni lautan. Selain bentuk tubuh yang unik, ukuran yang bisa dikategorikan monster merupakan daya tarik utamanya. Ke-eksotisan penghuni air tawar tidaklah kalah menarik dari para penghuni lautan. Selain bentuk tubuh yang unik, ukuran yang bisa dikategorikan monster merupakan daya tarik utamanya.

Baca Selengkapnya

The Power of Ikhlas

Yang nulis on di UIN Jakarta | Jun 23, 2013 | 0 Komentar

Normal
0

false
false
false

MicrosoftInternetExplorer4

st1:*{behavior:url(#ieooui) }

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin:0cm;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Times New Roman”;
mso-ansi-language:#0400;
mso-fareast-language:#0400;
mso-bidi-language:#0400;}

ALKISAH, di sebuah desa hiduplah seorang ulama yang sangat disegani,meski secara ekonomi hidupnya pas-pasan.

Dia berusaha mengajak penduduk di sekitarnya untuk menyembah Tuhan dengan meninggalkan tradisi dan kepercayaan lama yang suka menyembah gunung dan pohonpohon besar.Penduduk desa meyakini gunung dan pohonpohon besar memiliki kekuatan gaib yang bisa menyejahterakan maupun mencelakakan warga sekitar.

Suatu hari ulama tadi mendapat laporan bahwa tak jauh dari desanya terdapat pohon yang sering didatangi penduduk untuk meletakkan sesaji dan melakukan ritual, memohon keberkahan dari pohon yang diyakini memiliki kekuatan magis itu. Mendengar berita itu, sang ulama mengambil parang dan bergegas ke sana untuk memberikan khotbah dan kalau perlu menebang pohon itu. Di tengah jalan,rupanya setan yang menjelma menjadi pemuda gagah dan kekar telah menghadang.

Dia gembira kalau banyak warga desa yang jadi temannya.”Mau pergi ke mana,Ustaz?”tanya pemuda tadi. ”Aku akan mengingatkan penduduk desa agar meninggalkan kepercayaan sesat dan aku akan tebang pohon yang membuat orang menjadi musyrik,” jawab ulama.Pemuda itu pun menggertak, ”Aku pemilik dan penjaga pohon itu. Siapa pun yang hendak menebang, mesti melawan aku dulu.” Setelah ulama tadi mencoba berbicara baik-baik tidak mempan, akhirnya terjadilah perkelahian fisik, antara ustaz yang kecil dan kurus melawan pemuda yang kekar dan gagah. Pada akhir perkelahian, pemuda tadi kalah.

Maka ustaz mendatangi dan menasihati penduduk yang sedang menyembah pohon agar membubarkan diri dan mereka tidak mengulangi lagi perbuatan itu. Selang beberapa hari, rupanya masih saja terjadi ritual menyembah pohon.Lagilagi sang ustaz pergi untuk memberi khotbah. Di tengah jalan, setan yang menjelma menjadi pemuda kekar dan gagah mencegatnya, membujuk agar jangan menebang pohon sambil menyodorkan uang kompromi—katakanlah lima juta rupiah. Ustaz pun marah, merasa terhina, dan perkelahian tidak terhindarkan.Lagi-lagi pemuda yang tampaknya lebih kekar dan perkasa itu kalah melawan ustaz yang kecil dan kurus.

Penduduk pun kembali dinasihati dan diminta tidak mengulangi. ”Kalau masih mengulangi lagi, pohon akan saya tebang,” kata sang ulama tegas. Merasa sudah menang, ustaz tadi merasa lega karena telah berusaha berdakwah mengajarkan tauhid, mengajak warganya ke jalan yang benar, hanya menyembah Allah. Sungguh kaget, suatu hari ada berita bahwa penduduk lain berdatangan untuk melakukan ritual serupa, membuat sesaji, dan berdoa pada pohon yang dianggap angker dan magis itu dalam jumlah lebih besar.

Demikianlah,di tengah jalan ustaz sudah mengira pasti pemuda tadi kembali akan mencegatnya. Dalam hati berbisik,berapa banyak uang kompromi yang mau ditawarkan kali ini. ”Kalau saja tawarannya di atas dua puluh lima juta, lumayan jugalah untuk memperbaiki rumah,” pikir ustaz tadi. Maka sampailah ustaz tidak jauh dari pohon dan memang benar jumlah penduduk yang menyembah pohon masih banyak.

Maka dicabutlah parangnya untuk menebang pohon itu.Namun pemuda tadi menghadang sehingga terjadi perkelahian dengan disaksikan orang banyak. Keberuntungan kurang berpihak, ustadz tadi akhirnya kalah dan sungguh malu disaksikan orang banyak.Dia pulang dengan wajah merunduk. Sampai di rumah dia merenung,merasa kalah,dan dipermalukan. ”Mengapa dulu aku menang dengan mudahnya melawan pemuda itu,tetapi mengapa sekarang aku kalah?” keluhnya.

Dia lalu ambil air wudu, terus salat mohon ampun dan petunjuk kepada Tuhan. Dalam salat itu dia pun sadar dan terjawab mengapa dia kalah. ”Perkelahian pertama dan kedua aku menang karena aku ikhlas, semata karena Allah,sehingga pemuda yang gagah perkasa sanggup kukalahkan. Adapun yang terakhir, dalam hatiku sudah ternoda dan tergoda membayangkan uang kompromi atau sogokan dalam jumlah yang lebih besar, sehingga keikhlasanku tidak bulat, bahkan rusak, maka aku tidak lagi sakti, bahkan jadi tertawaan setan dan koncokonconya, meski aku seorang ulama.” Ulama tadi kehilangan the power of ikhlas.

Masih ada kisah lain yang juga menjelaskan kekuatan dan keajaiban ikhlas. Di suatu desa terdapat seorang ulama atau ustaz yang juga disegani oleh warganya. Karena didorong oleh cintanya kepada ustaz, ada seorang warga desa yang menghadap minta didoakan sambil membawa oleh-oleh singkong dari kebunnya sendiri. ”Ustaz, ini sekadar hadiah, tak seberapa nilainya. Sebagai rasa cinta dan syukur, saya membawa singkong dari hasil panen kebun sendiri.

Semoga Ustaz berkenan menerima hadiah ini,” ujarnya sopan kepada ulama tadi. Ulama tadi terharu dengan kepolosan warga desa tersebut, sehingga menggerakkan hatinya untuk membalas dengan memberi hadiah. ”Terima kasih kunjunganmu dan hadiah yang Engkau bawa. Semoga ke depan panenmu semakin banyak. Sebagai rasa terima kasih, terimalah hadiah dari saya, seekor kambing ini. Mudahmudahan ke depan akan beranak-pinak yang banyak dan sehat-sehat,” kata ulama dengan ramah.

Betapa gembiranya warga desa tadi dan sangat terkesan akan kebaikan hati sang ustaz, sekeranjang singkong ditukar dengan seekor kambing yang gemuk. Selang beberapa hari rupanya ada tetangga yang tahu kebaikan ustaz tadi. Maka pagi-pagi dia bertamu ke rumah ustaz dengan membawa hadiah seekor kambing. ”Semoga Ustaz akan membalasnya dengan memberi hadiah seekor sapi kepada saya,”bisiknya dalam hati.

Demikianlah,warga desa tadi datang bersilaturahmi dan menyampaikan maksud hati untuk memberi hadiah seekor kambing sebagai tanda hormat dan terima kasih padanya yang selama ini telah memberikan bimbingan agama pada masyarakat. ”Terima kasih atas kebaikan hatimu. Sekadar sebagai tanda terima kasih, ini saya hadiahkan sekeranjang singkong, pasti istri dan anak-anakmu akan senang,” jawab ustaz sambil tersenyum. Dengan hati kecewa dan muka agak masam tamu pulang sambil membawa sekeranjang singkong.

Dia menyesal, alih-alih mendapat hadiah sapi yang dia bayangkan, kambingnya malah ditukar dengan singkong. Dua kisah tadi kelihatannya sepele.Namun ada pelajaran yang amat berharga. Bahwa keikhlasan merupakan sumber kekuatan dan kebahagiaan hidup. Ikhlas adalah energi dan cahaya hati.

Tanpa keikhlasan, daya hidup akan melemah dan dunia menjadi pengap.Yang muncul serbakurang, caci maki, dan selalu haus akan pengakuan dan pujian. Ketika keduanya tidak diperoleh, hidup menjadi tidak nyaman dijalani.(*)

Tulisan ini pernah dimuat di Seputar Indonesia, 26 September 2008

Baca Selengkapnya

PENGAKTIFAN kembali Status MAHASISWA TIDAK AKTIF – UIN Jakarta

PENGAKTIFAN kembali Status MAHASISWA TIDAK AKTIF – UIN Jakarta

Yang nulis on di UIN Jakarta | Jun 22, 2013 | 0 Komentar

Apakah status kamu adalah Mahasiswa Tidak Aktif UIN Jakarta ? Buka AIS, Cek Status kamu , seperti gambar Udah liat gambarnya ? ok sekarang kenapa menjadi Mahasiswa Tidak aktif ? hayo kenapa hayo ? Status Menjadi Mahasiwa Tidak Aktif Karena : tidak Membayar Semester yang lalu, Kemungkinan2 lain Oke mimin Ambil Point yang pertama, Karena […]

Baca Selengkapnya

Harimau Sumatera Banyak Kosumsi Makanan Berformalin

Harimau Sumatera Banyak Kosumsi Makanan Berformalin

Yang nulis on di General | Jun 21, 2013 | 0 Komentar

Penderitaan Melani, harimau Sumatera betina yang merupakan koleksi Kebun Binatang Surabaya (KBS) ternyata sudah dimulai sejak lima tahun yang lalu atau tahun 2008. Saat Melani yang lahir di KBS tanggal 7 Mei 1998 dari pasangan Ujang dan Deli ini mengalami diare. Setelah diobati, sembuh, namun beberapa minggu kemudian kambuh lagi. Hal itu berlangung hingga tahun […]

Baca Selengkapnya

Lima Tipe Dosen Yang Harus Kamu Ketahui

Lima Tipe Dosen Yang Harus Kamu Ketahui

Yang nulis on di Dosen | Jun 17, 2013 | 3 Comments

Dalam menjalani kehidupan sebagai mahasiswa atau mahasiswi di kampus, tentunya akan ada satu atau beberapa orang dosen yang menjadi dosen favorit atau kesayangan. Tak peduli betapa sulitnya ujian yang mereka berikan, atau betapa anehnya pertanyaan-pertanyaan yang mereka ajukan, kita mungkin masih mengidolakan sang dosen ini. Di kampus, sedikitnya kita akan menemui lima jenis dosen dengan […]

Baca Selengkapnya

Penyelenggara Bimbingan Tes Ujian Masuk UIN Jakarta

Penyelenggara Bimbingan Tes Ujian Masuk UIN Jakarta

Yang nulis on di Mahasiswa | Jun 12, 2013 | 0 Komentar

Ini lah beberapa penyelenggara Bimbingan Test Ujian Masuk UIN Jakarta 2013 Penyelenggaraan Bimbingan Test Ujian masuk UIN Jakarta ini sebagian besar di lakukan oleh Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus di sekitar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. bagi adik-adik yang Ingin ikut serta Bimbingan Test-nya, adik-adik dapat memilih beberapa penyelenggara Bimtes yang telah UIN Community ketahui, dan berikut […]

Baca Selengkapnya

Top